Staff Ahli BPIP Sebut Kendala Pemahaman Pancasila Karena Sering Digurui
"Kendalanya adalah kalau digurui terus, mereka akan lambat, tapi kalau ditunjukan contoh dan mengalami sendiri, mereka akan bersemangat,"
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Staff Ahli Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Martin Lukito Sinaga mengungkapkan kendala pemahaman Pancasila bagi anak-anak muda.
Menurutnya pemahaman akan Pancasila tidak lagi bisa dengan cara menggurui berupa ceramah-ceramah dan nasihat-nasihat yang disampaikan.
Hal itu diungkapkannya selepas acara Gelar Wicara Harmoni Dalam Kebhinekaan di Auditorium Harun Nasution, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangsel, Kamis (26/7/2018).
"Kendalanya adalah kalau digurui terus, mereka akan lambat, tapi kalau ditunjukan contoh dan mengalami sendiri, mereka akan bersemangat. Kita membuat model baru, ya suasananya anak muda," ujarnya.
Di acara tersebut penjabaran soal Pancasila dan kemajemukan disajikan berbeda, dengan menampilkan orang-orang berprestasi dari berbagai bidang, seperti Davyn Sudirdjo (pembuat aplikasi pertanian), Tiara Savitri (pendiri yayasan lupus Indonesia) dan Sertu Woli Hamsan (juara menembak tingkat Internasional beberapa kali).
Orang-orang berprestasi itu diharapkan dapat menjadi contoh karakter masyarakat Indonesia yang majemuk dan berprestasi sebagai ikon Pancasila.
"Tadi Pak Kasdam (Kepala Staf kodam Jaya) dengan jelas mengatakan bangsa ini membutuhkan karakternya, nah karakter ini mau kita tunjukan dengan ikon-ikon Pancasila itu," ujarnya.
Di acara tersebut hadir juga Kasdam Jaya Jayakarta, Brigjen TNI Suharyanto. Ia berharap acara yang dihadiri ratusan siswa siswi SMA Tangsel itu bisa tumbuh jiwa untuk membangun Indonesia dengan berprestasi.
"Harapannya begitu pulang di dadanya tumbuh, oh Indonesia seperti itu. Siapa lagi kalau bukan generasi muda yang membangun Indonesia," harapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/martin-lukito-sinaga_20180726_183944.jpg)