Kembali Bekerja di KPK, Apa Persiapan Novel Baswedan?

Saat berangkat ke KPK nanti, kata Novel, dirinya tidak akan ditemani keluarganya.

Kembali Bekerja di KPK, Apa Persiapan Novel Baswedan?
TribunJakarta.com/ Gerald Leonardo Agustino
Novel Baswedan terlihat berjalan ke kediamannya di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, selesai salat subuh Jumat (27/7/2018) pagi ini. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan akan kembali bekerja Jumat (27/7/2018) hari ini.

Ia absen selama sekira 16 bulan sejak April 2017 lalu.

Jelang hari pertamanya kembali bekerja, Novel mengaku tidak memiliki persiapan khusus.

Hakim Putuskan Pergantian Nama Ahmad Dhani dan Istrinya Mulan Jameela

Sebab, ia merasa ini akan sama saja seperti hari-harinya yang lalu saat bekerja di KPK.

Namun, karena ini hari pertamanya bekerja kembali setelah absen lama, Novel merasa perlu mendata persoalan yang masih perlu diselesaikan sesuai porsi tugasnya.

"Nggak ada (persiapan khusus), cuman memang pertama kali masuk pastinya saya komunikasi dengan kawan KPK terus menginventarisir masalah-masalah yang belum diselesaikan terutama di bagian kerja saya ya. Saya kira itu aja karena ini kerjaan yang sudah dilakukan sehari-hari ya," beber Novel seusai menunaikan salat subuh di kediamannya, Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pagi ini.

Kembali Bekerja Hari Ini, Novel Baswedan Tunaikan Salat Subuh di Masjid Al-Ihsan

Novel mengatakan, dirinya akan berangkat kerja sekira pukul 8.00 WIB pagi ini.

Saat berangkat ke KPK nanti, kata Novel, dirinya tidak akan ditemani keluarganya.

"Saya memang datang kan menyesuaikan dengan kegiatan kawan-kawan di kantor yang mempersiapkan untuk penyambutan, jadi mungkin nanti saya berangkat jam 8 insyaallah ya. Setelah itu ya aktivitas biasa lah," kata dia.

Novel Baswedan sempat absen selama 16 bulan dari pekerjaannya sebagai penyidik senior di KPK sejak April 2017.

Absennya Novel lantaran insiden penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal pada 11 April 2017 lalu yang melukai matanya.

Hal itu menyebabkan dirinya harus menjalani pengobatan dan perawatan selama belasan bulan di Singapura.

Sementara itu, pelaku penyiraman air keras kepada Novel sampai sekarang masih belum terungkap.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved