Pj Wali Kota Bekasi Laporkan Sekda ke Bareskrim Mabes Polri

Ia melaporkan Sekda Kota Bekasi atas dugaan pencemaran nama baik, ujaran kebencian, dan perbuatan tidak menyenangkan atau menghasut.

Pj Wali Kota Bekasi Laporkan Sekda ke Bareskrim Mabes Polri
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Pj Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah melaporkan Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi Rayendra Sukarmadji ke Badan Reserse Krimininal (Bareskrim) Polri, Jakarta, Senin (30/7/2018).

Ruddy saat dikonfirmasi Tribunjakarta.com, datang dengan membawa lima orang advokat.

Ia melaporkan Sekda Kota Bekasi atas dugaan pencemaran nama baik, ujaran kebencian, dan perbuatan tidak menyenangkan atau menghasut.

"Hari ini saya secara resmi mendatangi Bareskrim untuk membuat laporan polisi, atas tindak pidana penghinaan, pencemaran nama baik dan ujaran kebencian yang diduga dilakukan Sekda Kota Bekasi," kata Ruddy kepada TribunJakarta.com, Senin (30/7/2018).

Pengumuman Wali Kota Terpilih Belum Bisa Dipastikan KPU Kota Bekasi

Dia melanjutkan, pada akhir Mei lalu, tersebar screenshot ajakan kepads Organisasi Perangkat (OPD) untuk tidak mematuhi perintahnya yang diduga dilakukan oleh Sekda Kota Bekasi.

"Ada ujaran kebencian dan ajakan pembangkangan terhadap saya sebagai Pj Wali Kota Bekasi, padahal kehadiran saya adalah untuk menenuhi tugas dari Pemerintah pusat yakni Kemendagri mengisi kekosongan Kepala Daerah selama proses Pilkada," katanya.

Ruddy menduga ada sabotase kegiatan pelayanan publik yang dilakukan aparatur di lingkungan Pemkot Bekasi.

Dua Hotel di Kota Bekasi Jadi Lokasi Penginapan Atlet Selama Asian Games 2018

Pada jumat, 27 Juli 2018 diduga pelayanan masyarakat secara kompak tutup dengan alasan adanya ganguan jaringan.

"Sebagai Pj Wali Kota saya bertanggung jawab unuk mengusut dugaan tindakan tersebut (sabotase),' kata Ruddy

Ruddy juga mengatakan, laporan yang dibuatnya bisa dikembangkan menjadi tindakan makar.

"Tidak menutup kemungkinan bisa dikembangkan pada dugaan makar, yang diatur pada pasal 107 KUHP, pasal 87 KUHP pasal 53 ayat 1, 2 dan 3 dan 4," kata dia.

Hingga berita ini diturunkan, TribunJakarta.com masih mencoba menghubungi Sekda Kota Bekasi Rayendra Sukarmadji.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved