Dirlantas Polda Metro Jaya: Cat Warna-warni di Separator Jalan Diperbolehkan, Tapi Tidak Permanen

"Jadi temporary, itu ada batas waktu tertentu, selesai itu ya dikembalikan, tanda saja kalau itu kegiatan Asian Games," ujar Yusuf.

Editor: Wahyu Aji
KOMPAS.com/NURSITA SARI
Separator jalan yang dicat warna-warni di kawasan Pejaten Barat, Jalan Warung Jati Barat, Jakarta Selatan. Foto diambil Minggu (29/7/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, SEMANGGI - Sebuah foto yang mengambarkan separartor jalan menjadi viral di sosial media.

Pasalnya pembatas jalan yang berada di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur itu sempat dicat warna-warni sebelum akhirnya dikembalikan dengan cat hitam putih.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf mengatakan, separator jalur transjakarta atau busway boleh dicat warna-warni asal memenuhi beberapa ketentuan.

Pertama, warna-warna pada separator jalan itu harus punya tujuan yang jelas.

"Tergantung tujuannya untuk apa, kalau untuk Asian Games itu waktu Asian Games saja mungkin diperbolehkan," kata Yusuf di Mapolda Metro Jaya, Selasa (31/7/2018).

Separator jalan yang dicat warna-warni di kawasan Pejaten Barat, Jalan Warung Jati Barat, Jakarta Selatan. Foto diambil Minggu (29/7/2018).
Separator jalan yang dicat warna-warni di kawasan Pejaten Barat, Jalan Warung Jati Barat, Jakarta Selatan. Foto diambil Minggu (29/7/2018). (KOMPAS.com/NURSITA SARI)

Kedua, kata Yusuf, warna-warna pada separator harus jelas batas waktunya. Artinya, penerapan warna tersebut tidak boleh permanen.

"Jadi temporary, itu ada batas waktu tertentu, selesai itu ya dikembalikan, tanda saja kalau itu kegiatan Asian Games," ujar Yusuf.

Warna-warni untuk Beautifikasi Sambut Asian Games Kembali Dicat Hitam-Putih, Ini Penjelasan Anies

Ia mengatakan, pihaknya telah menerima surat pemberitahuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mengenai pengecatan sejumlah separator dan beberapa tembok di Jakarta untuk menyambut Asian Games 2018.

Namun, dia ingin Pemprov DKI bisa menjamin warna separator akan dikembalikan seperti semula setelah ajang Asian Games selesai.

"Untuk marka jalan aturannya adalah warna putih, dengan dasar kalau pun itu trotoar atau pembatas jalan antara perjalan kaki dengan yang lain itu batasnya warna putih atau hitam seperti zebra," kata dia.

Separator jalan di sejumlah lokasi di Jakarta dicat warna-warni menjelang perhelatan Asian Games 2018. Separator yang telah dicat warna-warni antara lain di Jalan Warung Jati Barat, Jakarta Selatan, dan di Jalan Raya Mabes Hankam, dekat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) arah Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

Ini Komentar Sandiaga Uno Soal Pembatas Jalan yang Sempat Warna-warni Kembali Dicat Hitam Putih

Di Warung Jati Barat, separator warna-warni terlihat di perempatan Pejaten Village di dekat Halte Transjakarta Pejaten Philips hingga sebelum Halte Transjakarta Buncit Indah.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, separator jalan warna-warni merupakan bagian dari persiapan Pemprov DKI Jakarta menyambut Asian Games 2018.

Separator jalan yang dicat warna-warni di kawasan Pejaten Barat, Jalan Warung Jati Barat, Jakarta Selatan. Tampak perbedaan mencolok dengan separator yang tidak dicat. Foto diambil Minggu (29/7/2018).
Separator jalan yang dicat warna-warni di kawasan Pejaten Barat, Jalan Warung Jati Barat, Jakarta Selatan. Tampak perbedaan mencolok dengan separator yang tidak dicat. Foto diambil Minggu (29/7/2018). (KOMPAS.com/NURSITA SARI)

"(Persiapan) yang keempat adalah beautifikasi," ujar Anies di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu lalu.

Menurut Anies, upaya mempercantik separator jalan dalam rangka Asian Games sudah direncanakan. Namun, rencana itu baru dieksekusi pada Juli ini.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved