Dua Unit Plasma Nano Bubble Dipasang Di Kali Itam, Yuk Kenali Fungsinya
Segala upaya dilakukan berbagai pihak untuk menjernihkan air dan menghilangkan aroma tak sedap di Kali Item, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Penulis: Rafdi Ghufran Bustomi | Editor: Y Gustaman
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Rafdi Ghufran
TRIBUNJAKARTA.COM TANJUNG PRIOK - Segala upaya dilakukan berbagai pihak untuk menjernihkan air dan menghilangkan aroma tak sedap di Kali Item, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Kali ini Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memasang dua alat bernama plasma nano bubble yang digadang-gadang mampu menangani permasalahan di Kali Itam.
Kepala Balai Pengembangan Instrumentasi LIPI, Anto Tri Sugiarto, mengatakan plasma nano bubble memiliki fungsi berbeda dengan sebelumnya.
Alat tersebut memiliki dua fungsi sekaligus, yaitu menguraikan bakteri penyebab aroma tak sedap dan memberikan oksigen untuk air di Kali Itam.
"Jadi, dua fungsi di dalam satu alat. Bedanya dengan nano bubble ini ada plasmanya yang berfungsi menguraikan bakteri bau, menguraikan organiknya dan oksigennya kita masukan," Anto menjelaskan kepada wartawan di lokasi pada Kamis (2/7/2018).
Alat itu dipasang oleh LIPI pada Rabu (1/7/2018) malam, dan rencananya akan mulai beroperasi hari ini.
Anto menambahkan, untuk setiap plasma nano bubble bisa bekerja dengan maksimal di 20 meter persegi bagian Kali Itam.
Total dibutuhkan 20 unit plasma nano bubble untuk bekerja secara efektif menangani kondisi kali tersebut.
"Satu unit bisa radius 20 meter persegi, berarti ini kan baru 40 meter, berarti total harus 20 unit untuk 700 meter," ujarnya.
Ke depannya Anto berharap kementerian dan dinas terkait bisa bekerja sama dengan LIPI untuk menyediakan 20 unit plasma nano bubble di Kali Itam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/plasma-nano-bubble_20180802_125057.jpg)