Macet Parah di Pademangan, 70 Jagung Rebus Solihin Ludes Hanya dalam 3 Jam

Berjualan sejak pukul 16.00 WIB, Solihin membawa 70 jagung rebus dan 30 ikat kacang rebus.

Macet Parah di Pademangan, 70 Jagung Rebus Solihin Ludes Hanya dalam 3 Jam
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo
Solihin (55), penjual jagung dan kacang rebus di Jalan R. E. Martadinata, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (1/8/2018). 

"Kalo hari-hari biasa mah, dagangan segitu (70 jagung dan 30 ikat kacang rebus) baru habis malem banget. Kadang sampe jam satu malem, kadang jam dua," ungkap Solihin yang juga mengatakan bahwa kadang dagangannya pun sering tak habis meski berjualan hingga dini hari.

Kemacetan hari ini dirasakan Solihin sebagai sebuah berkah.

Pasalnya, hanya dalam tiga jam, dagangannya tersisa sedikit.

"Saya dari jam empat sore tadi, jam tujuh malem jagungnya udah abis semua. Ini sisa kacang aja nih ada beberapa (ikat)," ujarnya sambil tersenyum santai.

Solihin mengaku bahwa selama tiga jam tersebut ia sudah dapat mengantongi keuntungan hingga Rp 300 ribu rupiah.

Padahal, tak jarang pula ia harus berkeliling di sekitaran Pademangan untuk mendapat keuntungan serupa.

"Ada lah tadi saya sudah dapat Rp 200-300 ribu. Ya alhamdulillah," ujarnya bersyukur.

Solihin sepertinya akan menunggu sampai kacang rebusnya yang sudah tinggal beberapa ikat lagi habis terjual semua.

Itu terlihat dari gelagatnya yang tak ingin beranjak sama sekali dari depan jalur masuk tol Ancol Barat pada pukul 20.30 WIB tadi.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved