Jokowi Pernah Berkicau Sebut Kasus Penyiraman Harus Tuntas, Novel Baswedan: Sayah Harap Jokowi Ingat

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan terus menaruh harap agar pelaku teror penyiraman air keras pada dirinya bisa diungkap.

Jokowi Pernah Berkicau Sebut Kasus Penyiraman Harus Tuntas, Novel Baswedan: Sayah Harap Jokowi Ingat
Kolase TribunJakarta.com
Jokowidodo dan Novel Baswedan 

TRIBUNJAKARTA.COM - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan terus menaruh harap agar pelaku teror penyiraman air keras pada dirinya bisa diungkap.

Terlebih pada Rabu (1/8) bertepatan dengan momen genap satu tahun Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkicau di akun Twitter yang mengintruksikan Polri segera menuntaskan kasus teror tersebut.

"Harapan saya, Presiden Jokowi masih tetap ingat pada tulisan itu (di Twitter). Mengambil langkah agar peristiwa yang sepertinya sengaja tidak diungkap ini bisa terungkap," ujar Novel kepada wartawan, di kantor KPK, Jakarta, Kamis (2/8).

Terakhir, Novel juga meminta agar ke depannya semua penyerangan yang dialami oleh penyidik penyidik di KPK bisa diungkap seluruhnya.

Hingga kini, pelaku teror pada subuh 11 April 2017 lalu itu masih bebas berkeliaran.

KPK Siapkan Hadiah Sepeda, Bagi Siapa Saja yang Bisa Sebut 1 Penyerang Novel

Novel sebagai korban sudah kembali bekerja di KPK setelah absen berbulan bulan karena harus mendapatkan perawatan mata di Singapura.

Penyerangan terjadi setelah Novel menunaikan salat subuh di sebuah masjid di dekat tempat tinggalnya, kawasan Jl Deposito, Kelapa Gading, Jakarta.

Ketua KPK, Agus Rahardjo juga mengatakan pihaknya masih berharap kasus tersebut bisa terbongkar, pelakunya dapat ditangkap, diadili, serta motifnya diungkap.

"Harapan kami memang segera terungkap. Karena itu dalam waktu dekat kami akan menanyakan ke teman teman Polri lagi dan mungkin kalau misalkan teman teman Polri sudah menyerah, kami akan menanyakan ke Presiden (Jokowi) apakah ada langkah selanjutnya," ujar Agus Rahardjo.

Pada 1 Agustus 2017, Presiden Jokowi dalam akun resmi Twitternya menulis, "Kasus yang menimpa Pak Novel Baswedan harus segera dituntaskan. Pengusutannya terus mengalami kemajuan Jkw".

Halaman
12
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved