Dana Pengobatan Bayi Tanpa Saluran Pembuangan di Depok Capai Rp 90 Juta

Meski ditanggung BPJS, Oklavia masih harus merogoh uangnya untuk mencukupi sejumlah kebutuhan medis

Dana Pengobatan Bayi Tanpa Saluran Pembuangan di Depok Capai Rp 90 Juta
Pixabay
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI - Oklavia Supriatin (39) dan Haryanto (44) kini dapat sedikit tenang setelah biaya pengobatan anaknya dijamin BPJS Kesehatan.

Pasalnya biaya yang operasi pembuatan saluran pembuangan buah hati mereka Rayyan Haryo Ardianto mencapai puluhan juta rupiah.

"Operasinya tiga kali, setiap operasi biayanya butuh Rp 20 sampai Rp 30 juta, jadi total biayanya sekira Rp 90 juta. Selasa (31/7/2018) lalu sudah operasi tahap pertama untuk pembuatan saluran pembuangan sementara. Jadi kotorannya dibuang ke kantung gitu," kata Oklavia di Beji, Depok, Jumat (3/8/2018).

Selain karena biaya pengobatan anak keempatnya itu ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Oklavia bersyukur karena RSPAD Gatot Soebroto karena RS berpelat merah itu menerima anaknya meski BPJS masih belum aktif.

Namun ia belum mengetahui hingga kapan bayi malang berumur tak sampai satu bulan harus menjalani perawatan.

"Sekarang sudah dirawat, tapi kalau untuk lama perawatannya sampai kapan sampai saya enggak tahu. Soalnya masih belum sempat ketemu sama dokter bedahnya. Baru ketemu sama dokter anaknya saja," ujarnya.

Meski ditanggung BPJS, Oklavia masih harus merogoh uangnya untuk mencukupi sejumlah kebutuhan medis.

Ibu Kandung Sopir Taksi Online yang Ditemukan Tewas di Sumedang Sempat Merasakan Hal Aneh

Seperti kantung penampungan kotoran sementara dan perban yang dibelinya di Pasar Pramuka, Jakarta Timur.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved