Asian Games 2018

Sandiaga Uno: Persiapan Asian Games 2018 Sudah 100 Persen

Sandi mengatakan seluruh persiapan tersebut kini sudah mencapai 100 persen.

Sandiaga Uno: Persiapan Asian Games 2018 Sudah 100 Persen
TribunJakarta/Pebby Ade Liana
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta Sabtu, (4/8/2018). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menghadiri Rapat Checking Final Ketuntasan Dukungan Perangkat Daerah Pada Asian Games XVIII Tahun 2018 pagi ini di Gedung Balai Kota DKI Jakarta.

Sandi menuturkan seluruh persiapan Asian Games sudah matang.

Mulai dari kesiapan infrastruktur, venue, hingga keperluan para atlet.

"Intinya Jakarta siap menyambut torch relay tanggal 15, dan juga nanti akan ke Kepulauan Seribu kita siap menyambut atlet. Semua siap, infrastruktur juga siap dan kita pastikan insya Allah ini akan menjadi catatan kesuksesan Indonesia," kata Sandiaga Uno, Sabtu, (4/8/2018).

1.700 Personel Gabungan Jaga Laga Asian Games 2018 di Stadion Patriot Chandrabhaga

Sandi mengatakan seluruh persiapan tersebut kini sudah mencapai 100 persen.

"Tadi sih (persiapan) udah 100 persen semuanya, untuk infrastruktur, juga untuk venue, untuk operational readiness , Wisma Atlet semua sudah siap," katanya.

Diketahui, Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga sempat mempelajari tentang sistem pengaturan lalu lintas yang telah diterapkan oleh kota Moscow, Rusia saat penyelenggaraan Piala Dunia berlangsung.

Harapan dan Doa Mantan Atlet Gulat kepada Juniornya yang Berlaga di Asian Games 2018

Nantinya, sistem tersebut akan diaplikasikan ke Ibukota Jakarta pada saat Asian Games berlangsung.

"Harus ada command control dan ada pejabat yang ada disana untuk ambil keputusan pantauan yang ada di CCTV," kata Sandi.

"Iya. Nanti kita antre di Dinas Perhubungan. Nanti akan berkoordinasi dengan teman-teman dari TMC dari kepolisian dan juga dengan seluruh kesiapan, dengan aparat yang terkait," tambahnya.

Sandi menilai, apabila seluruh aparat yang berwenang kompak menggunakan satu komando, hal tersebut nampaknya cukup efektif.

"Saya rasa kalo kita satu command control, satu komando kita siap. Kita juga pakai jaringan telekomunikasi yang tidak mengandalkan jaringan seluler, jadi mengandalkannya jaringan sendiri. Jadi itu yang terus diingatkan oleh kota Moskow kemarin," ungkapnya.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved