Gempa Lombok Utara
BNPB Pastikan Isu 3 Gili akan Terkena Tsunami adalah Hoaks
"Untuk itu saya tegaskan, tidak wajib untuk keluar, kondisinya aman. Tidak ada kewajiban mereka untuk keluar dari 3 kawasan Gili tadi," ujar Sutopo
Penulis: Nawir Arsyad Akbar | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar
TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan, bahwa kabar terkait kawasan Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air akan terkena tsunami adalah bohong atau hoaks.
Hal itu disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, saat memberi keterangan kepada awak media di Graha BNPB, Jakarta Timur.
"Tadi ada isu tsunami, gempa besar jadi isu itu tidak benar, hoaks. Dalam hal ini baik turis di 3 Gili mauoun Lombok tidak ada kewajiban untuk keluar dari 3 Gili dan lombok. Kondisinya aman," ujar Sutopo, Senin (6/8/2018).
• Nur Wijaya Jadi Mahasiswa Termuda UGM di Usia 15 Tahun, Carlos Guadalajara di Usia 12 Tahun
Sutopo menceritakan, adanya isu bahwa 3 Gili harus dikosongkan karena akan terkena tsunami, membuat sejumlah wisatawan, pekerja, dan pemilik penginapan di sana panik.
Itulah yang menyebabkan banyaknya orang yang ingin segera dievakuasi oleh tim SAR gabungan, karena takut bahwa informasi tersebut benar.
BNPB menegaskan, kondisi dan situasi Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air saat ini aman, dan tidak ada kewajiban bagi yang sedang berada di sana agar keluar pulau.
"Untuk itu saya tegaskan, tidak wajib untuk keluar, kondisinya aman. Tidak ada kewajiban mereka untuk keluar dari 3 kawasan Gili tadi. Ini saya tekankan agar mereka tenang," ujar Sutopo.
• Pemprov DKI Desain Ulang Halte Transjakarta di Sudirman-Thamrin Agar Ramah Disabilitas
Sementara Sutopo mengatakan upaya evakuasi di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno merupakan permintaan dari wisatawan yang tengan berlibur ditiga objek wisata tersebut.
Mereka meminta dievakuasi lantaran khawatir dengan ada isu tsunami yang akan menerjang ketiga tempat tersebut.
"Kemudian adanya juga ada isu yang menyesatkan tadi bahkan akan ada gempa susulan yang besar, akan ada tsunami, sehingga turis-turis atas inisiatif sendiri, pertama banyak kemudian dia juga nelihat teman-temannya juga ikut mengungsi dan sebagainya," ujar Sutopo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kepala-pusat-data-informasi-dan-humas-bnpb-sutopo-purwo-nugroho_20180806_161102.jpg)