Dapat Bayaran Kecil, Mario Gomez Ancam Hengkang dari Persib Bandung, Bobotoh Bertindak

Pelatih Persib Bandung Mario Gomez ancam akan mundur dari tim yang dilatihnya sejak Desember 2017 silam. Bobotoh pun bertindak.

Dapat Bayaran Kecil, Mario Gomez Ancam Hengkang dari Persib Bandung, Bobotoh Bertindak
Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Mario Gomez setelah memimpin latihan Persib di Stadion Sport Jabar Arcamanik, Selasa (3/4/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez mengancam akan hengkang dari tim yang sudah dilatihnya sejak Desember 2017.

Ancaman itu ia berikan lantaran selama tujuh bulan melatih Persib Bandung, kurang mendapat apresiasi dari pihak manajemen, PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB).

Ia sendiri sudah membuka obrolan dengan pihak manajemen sejak tiga bulan lalu.

Dalam obrolan itu, dilansir TribunJabar.id, Mario Gomez meminta manajemen tim menaikkan nilai kontraknya, serta tambahan bonus untuk dia dan anak-anak asuhannya.

Namun, hingga Persib Bandung berhasil bertengger di puncak klasemen, manajemen tidak menanggapi permintaannya.

Mario Gomez mengaku bahwa nilai kontraknya di Persib Bandung sangat kecil jika dibandingkan dengan kontrak dia saat menjadi arsitek Johor Darul Takzim, Malaysia.

Gajinya di Maung Bandung hanya seperlima dari bayaran dia di Malaysia.

Ia juga mengatakan bonus yang diterima dari pihak manajemen tak sesuai ekspektasinya.

Jika belum ada tanggapan dari pihak manajemen, Mario Gomez berencana akan mengakhiri karirnya di Persib Bandung dan beralih ke Negeri Jiran pada akhir musim Liga 1 2018 ini.

Ia bahkan berencana menemui sejumlah tim di sana saat libur kompetisi Liga 1.

"Setelah melawan Mitra Kukar, kita ada waktu libur, mungkin saya akan pergi ke Malaysia untuk bertemu tim lain," ujar eks asisten Hector Cuper di Inter Milan itu.

Kendati demikian, demikian, Mario Gomez sebenarnya sudah merasa sangat nyaman dengan atmosfer sepakbola Indonesia, terlebih Maung Bandung memiliki suporter fanatik yang selalu memberikan dukungan kepada tim dalam setiap pertandingan.

Fakta itu membuat ia merasa berat untuk meninggalkan tim kebanggaan Jawa Barat ini.

"Kami sebenarnya tidak mau pindah, kita suka di sini, saya suka Indonesia, suka Bandung dan cinta sama bobotoh, tapi kalau seperti ini gaji kecil, bonus kecil fasilitas latihan tidak ada, mungkin kita akan pergi," katanya.

Begitupun respon dari bobotoh, pendukung setia Persib Bandung. Bobotoh menginginkan masalah Mario Gomez cepat selesai agar kondusivitas tim tetap terjaga.

Salah satunya dari Arlan Siddha yang merupakan pentolan komunitas bobotoh dari Flower City Casual (FCC),

"Masalah ini harus diperhatikan betul oleh manajemen. Kami sebagai bobotoh tidak tahu berapa nilai kontrak Mario Gomez tapi memang perlu ada kepantasan, apa yang telah diraih Mario Gomez bersama tim memang harus diapresiasi oleh manajemen. Jangan sampai masalah ini merugikan Persib, amit-amit kalau sampai kejadiannya seperti Sriwijaya FC," ujar Arlan.

Arlan mengatakan permintaan Mario Gomez kepada manajemen sangatlah wajar.

Sebab, kerja keras Mario Gomez bersama Persib Bandung sudah terbukti. Mario Gomez mampu membawa Persib Bandung berada di puncak klasemen.

"Saya kira Mario Gomez wajar meminta lebih, karena target yang diberikan manajemen di awal itu kan hanya lima besar tapi Mario Gomez bisa membawa sampai di puncak. Itu kan harus diapresiasi. Manajemen harus melihat ada kerja keras yang dilakukan Mario Gomez untuk membawa Persib berada di puncak klasemen sekarang," katanya.

Bahkan, menurutnya, manajemen Persib Bandung jangan sampai mencoreng muka sendiri di hadapan bobotoh.

"Kepercayaan bobotoh kepada manajemen sekarang itu sedang tinggi-tingginya, berbeda dengan beberapa musim sebelumnya, manajemen selalu dikambinghitamkan karena ikut campur dalam pemilihan pemain," katanya.

Menurutnya, selama musim ini, bobotoh sudah tidak banyak melontarkan kritik soal kinerja manajemen yang dianggap berhasil melakukan yang terbaik bagi Persib Bandung.

"Kalau kejadiannya Mario Gomez pergi karena merasa tidak dihargai manajamen, ini yang berbahaya, karena bobotoh tidak akan percaya lagi kepada manajemen tim," katanya.

Ramai tagar #SaveGomez

Tak hanya menginginkan masalah administrasi Mario Gomez selesai, bobotoh bahkan menginginkan pelatih asal Argentina itu tetap mengasuh skuat Maung Bandung.

Hal itu terlihat dari ramainya tagar #SaveGomez di media sosial.

Berdasarkan pantauan Tribun Jakarta di Instagram Persib Bandung, @persib_official, banyak bobotoh yang meminta pihak manajemen untuk mengabulkan permintaan Mario Gomez supaya bisa bertahan di klub yang mereka banggakan itu.

@ilhamclever501: Yang komit atuh kalo ada klausul atau janji atuh sib.. #saveabahgomez

@ekabhara: coba management teh sing eucreug atuh! kalau sudah bikin komitmen ya ditepati jangan sampai kejadian yang sudah2 terjadi lagi! teu ridho aing mah! #savegomez #jagagomez

@ilambrunou: Tolonglah @persib_official hargai kinerja pelatih. Toh kalau minta dinaikin juga pantas kok. Dia pelatih BAGUS. Kalau dia pergi akan susah nyarinya

@riefnurhstn: Katanya #ayobangunpersib Tapi ga berani ngasih permintaan pelatih @mariogomezdt , sayang banget kalau suasana persib jadi kacau. Bisa dejavu 2007 . @persib_official #jagagomez

@hanidams_: Ayo @mariogomezdt itu pelatih hebattt, kalian ingin kita kembali ke masa kejayaan kan? Yaudah pertahankan abah gomez!!!, tolong PT PBB jangan berulah dan jangan buat bobotoh kecewa.

@agengmf33: Ayo dong sibb #JAGAGOMEZ Kita udah dipuncak loh sib, jangan sampai kita berantakan lagi, turutan kahayang na si Abah sib, Sponsor loba suporter nu kastadion loba+Fanatik, maenya teu bisa mah sib? Ayo sib #JAGAGOMEZ #savegomez @persib_official

@taufiq_mochammad: #SaveMarioGomez , tidak ada yang lebih mahal dari prestasi.

@footballsunda: #SAVEGOMEZ #INGOMEZWETRUST

Penulis: Erlina Fury Santika
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved