Gempa Lombok Utara

Satu Korban Selamat dari Reruntuhan Masjid di Lombok

Evakuasi dilakukan tim Basarnas, bersama TNI dan Polri mencari korban tertimpa reruntuhan masjid di Desa Lading-Lading, Lombok Utara.

Satu Korban Selamat dari Reruntuhan Masjid di Lombok
ISTIMEWA
Satu korban selamat dievakuasi tim SAR gabungan di reruntuhan masjid Desa Lading-Lading, Lombok Utara.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, tim SAR gabungan berhasil menyelamatkan satu korban reruntuhan masjid di Lombok, NTB dalam kondisi hidup.

Evakuasi dilakukan tim Basarnas, bersama TNI dan Polri mencari korban tertimpa reruntuhan masjid di Desa Lading-Lading, Lombok Utara dibantu dengan alat berat.

"Kemarin Tim SAR dikomandani Basarnas dibantu TNI dan Polri, berhasil menemukan dua orang korban meninggal dunia dan satu orang selamat. Sampai saat ini masih bekerja," ujar Sutopo, Selasa (7/8/2018).

Sutopo Purwo Nugroho juga menjelaskan, hingga pukul 09.00 WIB tadi tim SAR gabungan masih melakukan evakuasi di reruntuhan masjid.

Ia memprakirakan, masih terdapat sejumlah korban di bawah puing masjid tersebut, melihat jumlah sandal yang terdapat di sekitar reruntuhan.

"Sampai saat ini masih berlangsung evakuasi dan diperkirakan masih ada beberapa korban. Mengingat sandal yang ada di halaman teras masjid banyak, kemudian juga beberapa motor yang tertimpa masjid roboh," ujar Sutopo Purwo Nugroho.

Tim SAR gabungan juga secara paralel melakukan pencarian korban di tempat lain, guna sekaligus mendata jumlah korban meninggal dan luka-luka akibat gempa di Lombok.

"Tadi ditemukan di puskesmas Tanjung, dua orang meninggal dunia dan semua korban adalah WNI. Tidak ada korban dari WNA, sebagian besar semuanya tertimpa oleh bangunan roboh pada saat terjadi gempa," ujat Sutopo Purwo Nugroho.

Sebelumnya, BNPB telah melansir data terbaru, bahwa sebanyak 105 orang telah dinyatakan sebagai korban meninggal, dan semuanya merupakan warga negara Indonesia.

Berdasarkan laporan dari BPBD Provinsi NTB, dari 105 orang meninggal dunia, korban berasal dari Kabupaten Lombok Utara 78 orang, Lombok Barat 16 orang, Lombok Tengah 2 orang, Kota Mataram 4 orang, Lombok Timur 3 orang, dan Bali 2 orang.

Beredar Imbauan Gempa Susulan di Lombok Berkekuatan 7,5 SR, BNPB : Hoax, Jadilah Insan Pintar

Sejumlah Oknum Patok Tarif Tinggi untuk Antar Wisatawan ke Bandara Lombok

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved