6 Bulan Beroperasi, Ini Kekurangan dan Kelebihan Angkot Ok Otrip Lebak Bulus-Pondok Labu

"Kalau sekarang kan terbatas waktu, nariknya cuma dari jam 05.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB, dibayarnya juga tetap Rp 120 ribu saja," kata Supardi.

6 Bulan Beroperasi, Ini Kekurangan dan Kelebihan Angkot Ok Otrip Lebak Bulus-Pondok Labu
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Supardi, sopir angkot Ok Otrip jurusan Lebak Bulus - Pondok Labu ditemui TribunJakarta.com di kawasan bekas Terminal Lebak Bulus, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN LAMA - Sejumlah mobil angkutan kota (angkot) terlihat menunggu penumpang, di kawasan bekas Terminal Lebak Bulus, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Di kaca depan mobilnya, terlihat ada stiker OK Otrip yang merupakan program dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno.

Beberapa bulan sejak program itu diluncurkan di masyarakat, beginilah tanggapan sopir angkot Ok Otrip.

Supardi seorang sopir angkot OK Otrip menuturkan, program tersebut memiliki kekurangan dan kelebihannya.

Ia yang telah berprofesi sebagai sopir angkot sekiranya selama 10 tahun, menuturkan dirinya terbatas waktu setelah adanya program OK Otrip.

"Kalau sekarang kan terbatas waktu, nariknya cuma dari jam 05.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB, dibayarnya juga tetap Rp 120 ribu saja," kata Supardi di kawasan bekas Terminal Lebak Bulus, Rabu (8/8/2018).

Dirinya menuturkan, adanya pembatasan waktu tersebut, membuat dirinya cuma mengantongi upah Rp 120 ribu satu hari.

Sebelum adanya program OK Otrip, penghasilannya dalam satu hari bisa melebihi dari upah yang ia dapatkan setelah bergabung dengan OK Otrip.

Namun, Supardi juga menuturkan saat ini dirinya tidak lagi harus pusing untuk mencari penumpang.

"Enaknya itu kan biasanya rebutan cari penumpang kalau mau dapat upah besar, sekarang yang penting jalan saja penghasilannya sudah pasti ada," papar Supardi sopir angkot jurusan Lebak Bulus - Pondok Labu pada TribunJakarta.com.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved