Dinyatakan Pailit, Juru Sita PN Jakarta Pusat Segel Gedung Milik PT Bumi Asih Jaya

Penyegelan dilakukan dengan memasang stiker dan spanduk di depan pintu masuk gedung PT Bumi Asih Jaya yang terletak di Jalan Matraman Raya

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Proses penyegelan yang dilakukan oleh PN Jakarta Pusat terhadap aset milik PT Bumi Asih Jaya setelah perusahan asuransi itu dinyatakan pailit, Rabu (8/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Setelah dinyatakan pailit pada tahun 2015 melalui putusan MA no 408 K/Pdt.Sus-Pailit/2015, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menyegel gedung asuransi jiwa PT Bumi Asih Jaya.

Penyegelan dilakukan dengan memasang stiker dan spanduk di depan pintu masuk gedung PT Bumi Asih Jaya yang terletak di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur.

Dalam proses penyegelan ini, puluhan anggota kepolisian dari Polres Metro Jakarta Timur dan sejumlah petugas Satpol PP dikerahkan untuk mengamankan proses penyegelan tersebut.

Menurut Juru Sita Pengadilan Negeri Niaga Jakarta Pusat Ismet, penyegelan ini dilakukan setelah ditetapkannya status pailit oleh pengadilan di tingkat kasasi.

"Kegiatan hari ini atas perintah pimpinan PN Niaga Jakarta Pusat untuk melaksanakan penyegelan harta pailit yang telah diputus oleh pengadilan," ucapnya kepada awak media, Rabu (8/8/2018).

Lebih lanjut ia menerangkan, Pengadilan Niaga Jakarta menetapkan status pailit setelah menilai kondisi perusahaan tersebut tidak sehat karena nilai aset yang dimiliki lebih kecil dibandingkan nilai kewajiban.

Perampok Bersenjata Api Beraksi di Alfamart Kota Bambu Selatan Jakarta Barat

Diketahui nilai aset PT Bumi Asih Jaya hanya sebesar Rp 1,1 triliun lebih kecil dibandingkan nilai kewajiban terhadap nasabah yang sudah menyentuh angka Rp 1,7 triliun.

Sementara itu, menurut kurator penyegelan PT Bumi Asih Jaya Kevin, nantinya aset yang disegel ini akan dinilai terlebih dahulu untuk selanjutnya dilelang.

"Sebagai bentuk tanggung jawab saya sebagai kurator untuk mengembalikan dana nasabah, nantinya aset ini akan kami apresial dan aset ini akan kami lelang" ujarnya.

Kevin menerangkan, hingga kini nasabah dari PT Bumi Asih Jaya mencapai 300 ribu nasabah yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Kalau nasabah yang sudah daftar ke kurator ada sekitar 30 ribu, tapi seluruhnya ada 300 ribu di seluruh Indonesia," ucap Kevin.

"Untuk utang keseluruhan dari PT Bumi Asih Jaya sebesar Rp 1,7 triliun," tambahnya.

Kasus kepailitan PT. Bumi Asih Jaya beberapa tahun yang lalu sempat menyita perhatian publik setelah pihak kepolisian melakukan penahanan terhadap komisaris dan direktur perusahaan asuransi tersebut.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved