Pedagang Manfaatkan Kolong Jalan Tol untuk Lapak Berjualan Hewan Kurban

Amni Zaki (40) memilih membuka lapak hewan kurban di kolong Jalan Tol Pelabuhan, Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Rafdi Ghufran

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Amni Zaki (40) memilih membuka lapak hewan kurban di kolong Jalan Tol Pelabuhan, Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Menurut dia kolong tol tempat yang sangat mendukung untuk menempatkan hewan kurbannya karena suasananya teduh.

Kolong Tol Pelabuhan merupakan tempat yang strategis karena di tepi jalan yang banyak dilalui masyarakat.

Perihal keamanan Amni merasa tidak khawatir, karena selalu ada karang taruna setempat yang mengamankan hewan kurbannya pada malam hari.

“Pertama secara tempat nyaman ya, sudah ada atapnya. Yang kedua aksesnya dekat jalan raya. Ketiga ada pemberdayaan karang taruna sini untuk jaga di malam hari,” kata Amni, Rabu (8/8/2018).

Untuk menggunakan lahan kolong tol itu, Amni mengaku hanya membayar uang untuk keamanan setempat kepada masyarakat.

Ia mengaku, karena atap tinggi dan lahan yang luas membuat sirkulasi udara di kolong tol jadi semakin baik untuk para hewan ternak.

Alhasil, hewan kurban dagangannya semakin lahap dalam menyantap rumput.

Total ada sebanyak 22 sapi yang dijual oleh Amni di kawasan tersebut, harganya bervariasi mulai dari Rp 18 juta sampai Rp 22 juta.

Penulis: Rafdi Ghufran Bustomi
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved