Senggol Truk Saat Coba Menyalip, Seorang Pengendara Motor Tewas di Depan Kelurahan Pondok Betung

Namun nahas, perhitungan meleset, Yahya tak berhasil menyalip truck di depannya, justru malah menyenggol dan membuatnya oleng serta jatuh di jalan.

Senggol Truk Saat Coba Menyalip, Seorang Pengendara Motor Tewas di Depan Kelurahan Pondok Betung
ISTIMEWA
Kecelakaan di Jalan Raya Pondok Betung, Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (7/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Seorang pengendara sepeda motor matic tewas di jalan saat mencoba menyalib truk di depannya, di depan Kelurahan Pondok Betung, Jalan Raya Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Berdasarkan keterangan Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan, AKP Lalu Hedwin, Rabu (8/8/2018), pengendara sepeda motor matic itu atas nama Yahya (37), warga Jalan PLN, Pondok karya, Pondok Aren, Tangsel.

Kejadian berawal sekira pukul 14.00 WIB, Selasa (7/8/2018) kemarin, pengendara mobil Daihatsu Light Truck, Ujang Supandi, tengah melintas di Jalan Raya Pondok Betung, dari arah Jurang Mangu Barat ke arah Pondok Berung Timur.

Kecelakaan di Jalan Raya Pondok Betung, Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (7/8/2018).
Kecelakaan di Jalan Raya Pondok Betung, Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (7/8/2018). (ISTIMEWA)

Di saat yang bersamaan, Yahya mengendarai sepeda motor matic dari arah yang sama.

Diduga Yahya mencoba menyalip Ujang dari sisi kanan di wilayah depan kelurahan Pondok Betung.

Namun nahas, perhitungan meleset, Yahya tak berhasil menyalip truck di depannya, justru malah menyenggol dan membuatnya oleng serta jatuh di jalan.

"Tidak cukup ruang untuk mendahului sehingga menyenggol badan truck sebelah kanan yang mengakibatkan pengendara sepeda motor terjatuh di tepi roda belakang kanan kendaraan Daihatsu Light Truck nomor polisi B-9516-DG yang mengakibatkan luka pada bagian kepala pengendara sepeda motor," kata AKP Lalu.

Karena luka yang parah di bagian kepala, Yahya mengeluarkan banyak darah saat itu, dan nyawanya tak tertolong.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved