13 Pengendar Sabu dan Dua Pemakai Ganja di Depok Diringkus Selama 2 Minggu

Jumlah ini merupakan akumulasi tersangka yang ditangkap polisi sejak Selasa (31/8/2018) hingga Rabu (8/8/2018).

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Wakasat Narkoba Polresta Depok AKP Darminto saat memberi keterangan pers di Mapolresta Depok, Rabu (8/8/2018). 

"Kalau saya enggak makai ganja mungkin saya bisa bunuh istri saya. Dia ketahuan berzinah pas saya baru pulang ke rumah," katanya.

Sedikit berbeda dengan MY, MD (51) terpaksa berurusan dengan polisi lantaran menanam dan merawat pohon ganja di rumahnya.

Ia mengaku menanam pohon yang kini setinggi 90 sentimeter itu karena iseng dan memiki pot berukuran kecil yang tidak dipergunakan.

"Bibitnya saya dapat dari teman. Karena saya punya pot yang enggak terpakai ya saya coba tanam buat iseng-iseng saja. Enggak saya pakai buat yang lain," katanya.

Darminto menjelaskan 15 tersangka melanggar pasal 114 ayat (1), sub pasal 111 ayat (1), sub pasal 112 ayat satu UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Perihal lokasi rawan peredaran narkoba di Depok, Darminto menyebut Kecamatan Sukmajaya dan Pancoran Mas wilayah yang paling rawan.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved