Gempa Lombok Utara

BNPB: PLN Kerahkan 13 Tim Pulihkan Listrik di Lombok

Untuk di sepanjang jalan dari Tanjung menuju Kecamatan, diperlukan waktu 2 sampai 3 hari. Karena sebagian jaringan-jaringan tadi mengalami kerusakan.

BNPB: PLN Kerahkan 13 Tim Pulihkan Listrik di Lombok
TRIBUNJAKARTA.COM/NAWIR ARSYAD AKBAR
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Matraman, Jakarta Timur, Rabu (8/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Sebanyak 13 tim dari Perusahaan Listrik Negara (PLN), hingga saat ini masih berupaya untuk memulihkan aliran listrik yang padam akibat gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Matraman, Jakarta Timur.

"Memulihkan listrik yang padam oleh 13 tim PLN, saat ini di Kecamatan Tanjung sudah menyala Lombok Utara, Kecamatan yang lain masih dalam proses perbaikan," ujar Sutopo, kepada wartawan di kantor BNPB, Matraman, Rabu (8/8/2018).

Sutopo menjelaskan, bahwa saat ini tim PLN sedang melakukan perbaikan listrik di sepanjang daerah Tanjung menuju Pemenang, Lombok Utara.

Upaya perbaikan listrik di Lombok Utara sudah berlangsung selama 2 hingga 3 hari, dan saat ini masih terus berlanjut.

"Untuk di sepanjang jalan dari Tanjung menuju Kecamatan, diperlukan waktu 2 sampai 3 hari. Karena sebagian jaringan-jaringan tadi mengalami kerusakan," ujar Sutopo.

Perihal komunikasi, untuk saat ini di beberapa wilayah di Lombok sudah mendapatkan sinyal 3G dan 4G, setelah dilakukannya upaya perbaikan.

"Perbaikan telekomunikasi di Tanjung dan Gili Trawangan, sudah dijangkau 3G dan 4G," ujar Sutopo.

Selain berupaya memulihkan jaringan listrik, pendampingan manajemen bantuan logistik sampai saat ini masih terus dilakukan, melihat jumlah pengungsi yang lebih banyak dari jumlah bantuan.

Pengadaan bantuan logistik juga sudah dikirim dari beberapa wilayah di sekitar Lombok, seperti Bali, Jawa, dan Sumbawa agar dapat terjangkau korban yang berada di wilayah lain.

Pendampingan manajemen distribusi logistik, bantuan terus berdatangan. Penanganan logistik yang ada, kemudian bagaimana secepatnya menyalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan," ujar Sutopo.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved