Selesai Verifikasi Berkas Bacaleg, Seluruh ASN Tangsel yang Mencalonkan Diri Sudah Resign

Komisioner KPU Tangsel, Mujahid Zain, mengatakan tujuh aparatur sipil negara (ASN) yang didaftarkan sebagai bacaleg oleh sejumlah partai, telah resign

Selesai Verifikasi Berkas Bacaleg, Seluruh ASN Tangsel yang Mencalonkan Diri Sudah Resign
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Bendera partai peserta pemilu 2019 di kantor KPU Tangerang Selatan (Tangsel), di Jalan Buana Kencana, Rawa Buntu, Serpong, Tangsel, Selasa (17/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Proses verifikasi bakal calon legislatif (bacaleg) untuk pemilihan legislatif (pileg) DPRD Tangerang Selatan (Tangsel) 2019 mendatang sudah rampung dilakukan.

Setiap partai pun sudah mendapatkan berita acara hasil verifikasi tersebut, setelah tenggat waktu dari 22 - 31 Juli 2018 diberikan untuk melengkapi berkas.

Komisioner KPU Tangsel, Mujahid Zain, mengatakan tujuh aparatur sipil negara (ASN) yang didaftarkan sebagai bacaleg oleh sejumlah partai, telah mengundurkan diri atau resign sebagai ASN untuk memenuhi persyaratan pencalonannya.

"Termasuk yang ASN juga sudah terpenuhi, sudah ada, tinggal kita tunggu SK pemberhentiannya saja sampai satu hari sebelum penetapan DCT (Daftar Calon Tetap)," ujarnya di kantor KPU Tangsel, Jalan Buana Kencana, Rawa Buntu, Serpong, Tangsel, Kamis (9/8/2018).

Seperti diberitakan, selepas masa akhir pendaftaran bacaleg oleh 16 partai peserta pileg, Panwaslu Tangsel mendapati ada tujuh orang ASN didaftarkan sebagai bacaleg.

Ketujuh ASN itu adalah; Mahmudin, Plt Lurah Cipayung dari PPP, Idrus Plt Lurah Pisangan dari Golkar, Munasik Plt Sekretaris Lurah Pondok Ranji dari Golkar dan Rohman, tenaga kerja sukarela (TKS) kelurahan Perigi Baru.

Bacaleg Perempuan Tak Lengkapi Berkas, PKPI Gugur Satu Dapil di Pileg Tangsel

Selain itu, dua lainnya bekerja di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) swbagai TKS yakni; Subki dari partai Berkarya dan Yayan Gustawan dari partai Hanura.

Terakhir adalah ASN atas nama Ali Rahmat, yang belum diketahui instansinya, maju dari PKS.

Selain tujuh ASN, Mujahid juga mengatakan, bacaleg yang pindah partai, sudah seluruhnya menuerahkan surat pengunduran diri dari partai lamanya maupun surat pengunduran diri sebagai anggota dewan.

"Memenuhi syarat semua, surat pengajuan mundur dari partai lamanya ada, kemudian pengajuan mundur yang ditujukan ke dewan juga ada, tanda terimanya ada dan sedang dalam proses juga ada. Tinggal kita tunggu SK (surat keputusan) pemberhentiannya saja," ujarnya.

Bacaleg yang pindah partai itu adalah Nur Hayati yang awalnya dari PKB dan kini mencalknkan diri lewat Demokrat. Kemudian ada Ratu Chumairoh dari PPP yang juga maju lewat demokrat. Terakhir adalah Saleh Asnawi dari Hanura, dan maju lewat PBB.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved