Soal Cawapres Jokowi Mengarah ke Laki-laki dan Berinisial 'M'

Romy menambahkan, sosok yang dipercaya Jokowi itu juga memiliki pengalaman paling luas dalam segala ranah pemerintahan.

Tayang:
Editor: Kurniawati Hasjanah
ISTIMEWA
Presiden Joko Widodo bersama enam ketua umum partai politik pendukung pemerintah di Istana Bogor Jawa Barat. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Teka teki siapa calon wakil presiden yang akan mendampingi Joko Widodo di pilpres tahun 2019 mendatang mulai terkuak.

Jokowi akhirnya mengakui bahwa sosok yang akan mendampinginya berinisial 'M'.

"Depannya pakai 'M',"ujar Jokowi saat ditanya wartawan di Istana Negara, Jakarta kemarin.

Sebelumnya sempat beredar kuat nama mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD yang digadang gadang bakal menjadi cawapres Jokowi.

Namun saat ditanya kepada Jokowi apakah inisial 'M' yang dimaksud adalah Mahfud MD mantan Gubernur DKI Jakarta ini membantahnya.

Kata Jokowi bukan cuma Mahfud kandidat cawapres yang berinisial M.

Selain Mahfud, memang masih ada kandidat lain dengan inisial M yang masuk bursa, seperti Muhaimin Iskandar, Ma'ruf Amin, Moeldoko, hingga Muhammad Jusuf Kalla.

Viral Soal Jenderal Kardus, Anak Sulung Jokowi Justru Perkenalkan Kardus Baru Markobar

"Mbak Puan Maharani juga 'M'," ujar Jokowi.

Jokowi pun meminta wartawan untuk sabar menunggu sampai satu dua hari ke depan.

Jokowi memastikan ia dan cawapresnya akan mendaftarkan diri ke KPU pada besok atau lusa, sebelum pendaftaran pasangan capres dan wapres ditutup.

Berkelamin Laki laki

Hal senada juga dilontarkan Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan DPP PDIP Eva Kusuma Sundari.

Eva mengatakan cawapres Jokowi berinisial M. Namun ia lebih mengerucut dan menyebut inisial 'M' tersebut adalah seorang laki laki.

"Male, lanang (laki laki)," ujar Eva.

Ketua Umum PPP M Romahurmuziy juga sempat buka bukaan soal sosok cawapres yang akan mendampingi Jokowi.

Menurut dia, sosok tersebut mewakili ormas Islam terbesar di Indonesia.

Soal Cawapres Prabowo, Ketua DPP Partai Gerindra Sebut Nama Sandiaga Uno Sebagai Sosok Alternatif

Oleh karena itu, sosok tersebut juga akan melengkapi Jokowi dan membuat kombinasi nasionalis religius.

Romy menambahkan, sosok yang dipercaya Jokowi itu juga memiliki pengalaman paling luas dalam segala ranah pemerintahan.

Ia sudah malang melintang dalam aneka jabatan publik sejak reformasi.

Romy juga memastikan bahwa sosok tersebut tidak keluar dari sepuluh nama yang pernah ia sampaikan pada Juli lalu.

Dari kriteria kriteria yang disampaikan Romy tersebut mengarah kepada Mahfud MD.

Mahfud memang pernah malang melintang mengisi berbagai posisi penting di Indonesia pasca reformasi.

Ia pernah menjadi Menteri Pertahanan dan Menteri Kehakiman dalam kurun 2000-2001.

Mahfud juga pernah menjadi anggota Komisi III DPR periode 2004 2008.

Dia juga pernah menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi. Kini, Mahfud menjabat anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan hingga saat ini cawapres dari Presiden Joko Widodo belum jelas.

Hal tersebut mempertegas soal nama Mahfud MD yang kemungkinan besar menjadi cawapres Jokowi

"Belum jelas cawapresnya," ujarnya.
Cak Imin menuturkan, PKB sampai saat ini juga belum berpikir untuk membikin poros ketiga jika benar Mahfud MD sebagai cawapres Jokowi.

"Saya tadi ketemu Presiden dan sampai saat ini belum diputuskan," kata Cak Imin.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved