Breaking News:

Asian Games 2018

17 Kuda Asal Belgia untuk Asian Games 2018 Mendarat di Bandara Soekarno-Hatta

17 kuda tersebut pun mendapatkan perawatan yang istimewa dan memakan waktu yang lama untuk memindahkannya dari pesawat menuju truk pengangkut.

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
17 kuda asal Belgia untuk Asian Games 2018 sudah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta sore tadi, Sabtu (11/8/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA 

"Hal ini sesuai dengan persyaratan EDFZ dan Permentan No. 28 Tahun 2018 tentang Tindakan Karantina Hewan terhadap pemasukan dan pengeluaran kuda untuk perlombaan, pemeriksaan terhadap penyakit EIA, Glanders dan Dourine wajib dilakukan," tegas Agus.

Meskipun kuda asal Uni Eropa telah memenuhi standar EDFZ, sistem karantina untuk kuda pada lomba Equestrian ini harus tetap dilaksanakan.

"Sistem karantina untuk kuda lomba ini harus tetap dijalankan. Karena kuda-kuda tersebut harus dicek sesuai dengan identitasnya, tidak boleh keluar dari IKH termasuk venue yang juga ditetapkan sebagai IKH," tutur Agus.

Hengkang dari Program Karma, Robby Purba Bongkar Alasan Roy Kiyoshi Dulu Milih Dirinya Sebagai Host

Selain memastikan kesehatan dan keamanan, pengecekan identitas kuda-kuda atlit Asian Games 2018 dilakukan dengan menyesuaikan nomor microchip kuda dengan Health Certificate (HC) dan paspornya.

Paspor yang dimiliki kuda-kuda ini sama dengan data diri kuda yang ada di dalam sebuah microchip.

"Setiap kuda yang mengikuti pertandingan akan dipasangkan microchip di bawah kulit di daerah leher kuda," sambung Agus.

Microchip berisi deretan angka atau kode khusus yang menandakan kuda tersebut dibaca menggunakan reader khusus.

Menurut Agus, Deretan angka atau kode khusus tersebut harus sama dengan yang tertera dalam paspor kuda.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved