Pengendara Sepeda Motor Buka Paksa Penutup Putaran Balik di Jalan Juanda Ciputat

pengendara sepeda motor menggeser penutup batas jalan pada u-turn depan Kompleks Dosen UI.

Pengendara Sepeda Motor Buka Paksa Penutup Putaran Balik di Jalan Juanda Ciputat
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Pengendara geser penutup jalan u-turn di jalan juanda, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (14/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Hari pertama percobaan penutupan u-turn atau jalur putar balik yang dilakukan Dinas Perhubungan Tangerang Selatan (Tangsel) di sepanjang Jalan Juanda, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), ditanggapi dengan aksi perlawanan dari sejumlah pengendara.

Perlawanan yang dimaksud adalah pembukaan secara paksa pembatas jalan yang ditata untuk menutup u-turn tersebut.

Penutupan dilakukan di u-turn depan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, u-turn depan Kompleks Dosen UI dan u-turn Sandratex.

Akses putaran yang disediakan, berada di u-turn Pasar Ciputat dan u-turn Sepolwan.

Berdasarkan pantauan TribunJakarta.com, sekira pukul 09.00 WIB, Selasa (14/8/2018), pengendara sepeda motor menggeser penutup batas jalan pada u-turn depan Kompleks Dosen UI.

Dishub Tutup 3 Putaran Balik di Jalan Juanda Tangerang Selatan

Seorang pria yang terlihat mengenakan pakaian putih biru menggeser penutup jalan dan membiarkan pengendara wanita yang memboncengnya lewat.

Pengendara motor lain pun mengikuti, hingga si pria yang mengenakan pakaian putih biru itu harus menunggu beberapa saat dan menutupnya lagi.

Sekira 20 menit sebelumnya, di putaran depan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah pun sudah dalam kondisi tergeser dan ramai pengendara motor memutar lewat pembatas yang tergeser itu.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Tangsel, Sukanta, memaklumi pelanggaran yang terjadi hal pembobolan batas penutupan putaran balik itu.

Ia mengatakan penutupan putaran balik ini masih percobaan dan akan terus dievaluasi.

"Ya biasa hari-hari pertama masih banyak pelanggaran," terangnya saat dikonfirmasi TribunJakarta.com.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved