Breaking News:

6 Fakta Bayi Tewas di Dalam Jok Motor, Dapat Obat Aborsi dari Bidan Hingga Alasan Orang Tua

"Saya tidak tega, saya tidak tega ketika melihat wajah anak saya. Ketika saya gendong tangannya bergerak. Saya benar-benar menyesal," paparnya.

surya/danendra kusumawardana
Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata dan pelaku Dimas Sabhra Listianto menunjukan jok motor tempat menaruh bayi, Selasa (14/8/2018) 

TRIBUNJAKARTA.COM, MOJOKERTO- Kejadian mengenai tewasnya seorang bayi yang baru lahir di Mojokerto, Jawa Timur, menyisakan berbagai cerita sedih. Bagaimana tidak, bayi tersebut harus meregang nyawa karena perbuatan orang tuanya sendiri, Cicik Rocmatul Hidayati dan Dimas Sabhra Listianto (21).

Keduanya telah ditangkap Unit resmob Sat Reskrim Polres Mojokerto. Berikut fakta-fakta penting terkait kejadian tersebut:

1. Bunuh Bayi Karena Panik

Pasangan Cicik Rocmatul Hidayati dan Dimas Sabhra Listianto nekat menggugurkan bayi hasil hubungan gelap mereka. Ini mereka lakukan lantaran panik.

Saat menggugurkan kandungannya, mereka tak dibantu oleh bidan atau tenaga medis lainnya. Semua proses menggugurkan itu dilakukan berdua, setelah sebelumnya meminum obat penggugur kandungan.

"Pelaku perempuan meminum obat penggugur janin sebanyak 5 butir," kata Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata saat menggelar rilis kasus perkara, Selasa (14/8/2018).

Leonardus menerangkan motif mereka menggugurkan bayi tersebut karena Cicik takut ketahuan keluarga besarnya.

"Umur bayi menginjak 8 bulan," sambungnya.

Obat penggugur janin itu Cicik tenggak pada hari Minggu di sebuah villa di kawasan Pacet.

"Kedua pelaku telah menjalin hubungan selama setahun dan telah melakukan hubungan badan sebanyak 7 kali. Dari hubungan itu pelaku perempuan pun mengandung,'' jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: Erik Sinaga 2
Editor: Widie Henaldi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved