HUT Kemerdekaan RI

Bendera Merah Putih Berukuran 45 Meter Terbentang diatas Kali Mookervart Jakarta Barat

Bendera Merah Putih berukuran raksasa terbentang diatas aliran Kali Mookervart, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.

Bendera Merah Putih Berukuran 45 Meter Terbentang diatas Kali Mookervart Jakarta Barat
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Bendera raksasa dipasang diatas Kali Mookervart, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (17/8/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA 

L‎aporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Bendera Merah Putih berukuran raksasa terbentang diatas aliran Kali Mookervart, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.

Lokasinya berada di wilayah RT 08/02 Rawa Buaya atau tepat berada di seberang kantor Samsat Jakarta Barat.

Pantauan wartawan TribunJakarta.com, beberapa warga saat ini masih berusaha memasang bendera ini yang sempat terlilit akibat diterpa angin.

Mereka berusaha mengencangkan ikatan bendera agar tidak mudah terlilit angin.

Warga RT 08/02 bernama Ari mengatakan pemasangan bendera berukuran 45x3 meter itu merupakan inisiatif warga untuk memeriahkan HUT Ke-73 Kemerdekaan Indonesia sekaligus menyambut Asian Games 2018.

"Ini baru kali pertama ada bendera raksasa di tempat ini. Dan ini merupakan inisiatif warga dengan menggunakan iuran warga untuk menunjukkan partisipasi kita dalam memeriahkan HUT RI," ujar Ari, Jumat (17/8/2018).

Adapun panjang bendera sepanjang 45 meter menandakan tahun Kemerdekaan Indonesia pada 1945.

"Itu memang menandakan tahun kemerdekaan kita sekaligus kebetulan juga lebar kali ini memang 45 meter setelah kita ukur sebelumnya," katanya.

Ari mengatakan bendera tersebut baru mereka pasang tadi pagi seusai bendera itu diarak warga berkeliling wilayah Rawa Buaya.

Rencananya bendera tersebut akan dipasang sampai akhir Agustus mendatang.

"Tadi pagi bendera ini ikut kita pawai keliling kampung sebelum dipasang disini," kata Ari.

‎Selain memasang bendera raksasa suasana perlombaan 17-an di RT 08/02 memang cukup unik.

Beberapa panitia mengenakan seragam SD lengkap atribut topi, dasi, hingga tas ransel dan tempat minum yang dikalungi di leher.

"Ini hanya untuk memeriahkan saja supaya warga antusias untuk ikut perlombaan," kata Ari.

Akun Twitternya di Retas Orang, Kaesang Pangarep: Kalo Ada Apa-apa di Twitter saya, Itu Bukan Saya

Djarot Saiful Hidayat Dikerubungi Emak-emak saat Mengawal Lomba Tarik Tambang

Anggap Iis Dahlia Usir Waode Gimmick yang Merugikan, Fatin Shidqia Merasa Gerah

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved