Breaking News:

Gubernur Anies Sebut Bundaran HI Sebagai Kawasan Paling Mahal, Ini Penjelasan Konsultan Properti

Hendra mengatakan, kawasan Sudirman dan Thamrin memang menjadi yang termahal, namun untuk harga tanah sangat tergantung pada nilai KLB-nya.

Warta Kota/Alex Suban
Instalasi bambu karya Joko Avianto berjudul "Getih Getah Pasukan Majapahit" terpasang di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (15/8/2018). Karya seni ini ditopang 73 bambu menandai usia NKRI, menghabiskan 1.500 bambu dengan ketinggian sekitar 20 meter dan lebar 13 meter. 

Tingginya harga tanah di kawasan ini, menurut Hendra lantaran Jalan Jenderal Sudirman menjadi pusat bisnis dan keuangan.

Perusahaan keuangan baik lokal maupun global membuka kantor di wilayah ini.

“Jadi kalau lihat di daerah Sudirman ini 70 persen perusahaan bergerak di bidang keuangan. Daerah yang dianggap paling prestige,” ujar dia.

Ke depan, menurut Hendra, kawasan ini akan semakin dilirik, kebutuhan perkantoran paling banyak berada di daerah ini, ditambah dengan adanya mass rapid transit (MRT).

Hendra menambahkan, secara garis besar semua daerah di kota-kota besar di dunia memiliki jalan yang juga berfungsi sebagai pusat bisnis dan keuangan.

Jalan ini, lanjut dia menjadi paling mahal secara komersial.

"Di seluruh dunia ada jalan yang semua isinya perbankan, jalan itu jadi jalan termahal dan prestisius," katanya. (Rosiana Haryanti)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Benarkah Harga Tanah Bundaran HI Paling Mahal di Indonesia?"

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved