Begal yang Tikam Penjual Sate di Bekasi Tertangkap, Pelaku Cari Korban Secara Acak

Aksi begal itu dilakukan Mustofa Abdillah Alias Tape (20), dan lima orang rekannya yang saat ini masih daftar pencarian orang (DPO).

Begal yang Tikam Penjual Sate di Bekasi Tertangkap, Pelaku Cari Korban Secara Acak
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Pelaku begal bernama Mustofa Abdillah (20) berhasil ditangkap polisi setelah beraksi di Jalan Bintara 17, Bekasi Barat dan melukai satu orang korban bernama Yusron penjual Sate, serta mengambil telepon genggam milik korban Saiful. 

Dari tangan pelaku, Polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone berserta kardus milik Saiful Bahri dan satu potong baju warna hitam milik Ahmad Yusron.

Sebelumnya Ahmad Yusron seorang penjual sate dan seorang rekannya bernama Saiful Bahri diserang sekelompok pemuda.

Awalnya Yusron dan Saiful tengah duduk-duduk di sebuah Warteg di Jalan Bintara 17, usai berjualan sate.

Ketik pukul 03.00 WIB, sekelompok pemuda menggunakan tiga sepeda motor datang menghampiri korban.

Dua orang yang dibonceng lalu mendekat dan mengancam korban untuk menyerahkan telepon genggam.

Saiful yang merasa ketakutan langsung menyerahkan telepon genggam miliknya kepada pelaku, sedangkan Yusron berusaha untuk melawan dengan cara melarikan diri.

Melihat korbannya lari, seorang pelaku menggunakan senjata tajam jenis celurit langsung menikam korban.

Yusron tumbang bersimbah darah, beruntung nyawanya masih selamat ia hanya mendapatkan perawatan 51 jahitan akibat luka sabetan celurit.

Diajak Menpora Bertemu Presiden Jokowi, Joni: Mau, Mau Banget !

3 Ibu Berbusana Adat Ini Siap Sambut Tamu dengan Angklung Saat Pembukaan Asian Games

Tak Gemetar Saat Panjat Tiang Bendera, Joni Mengaku Terbiasa Bantu Ibunda Panjat Pohon Asem

Aksi pelaku terekam kamera CCTV milik Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang berada disamping lokasi pembacokan.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 365 KUHPidana Tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved