Berawal dari Pebalap Liar di Kebon Jeruk, Polisi Amankan 10 Kilogram Ganja Di Tangerang

"Dari kedua remaja itu diamankan satu linting daun ganja kering. Pengakuan mereka ganja itu didapat dari seorang laki-laki di daerah Pondok Betung,"

Berawal dari Pebalap Liar di Kebon Jeruk, Polisi Amankan 10 Kilogram Ganja Di Tangerang
istimewa
Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat saat mengamankan 10 Kg ganja di Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan. 

L‎aporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat mengamankan 10 kilogram ganja dari sebuah rumah di Jalan Kebon Kopi RT 004/04, Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Sabtu  (11/8/2018) dini hari.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendiz mengatakan terbongkarnya gudang ganja tersebut dari ditangkapnya dua remaja saat sedang balap liar di ‎Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat‎ beberapa hari sebelumnya.

"Dari kedua remaja itu diamankan satu linting daun ganja kering. Pengakuan mereka ganja itu didapat dari seorang laki-laki di daerah Pondok Betung," kata Erick dalam keterangannya, Senin (20/8/2018).

Erick mengatakan berdasarkan pengakuan itu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan yang dipimpin Kanit II AKP Arif Oktora

Dari hasil observasi tersebut, didapat informasi bahwa di salah satu rumah di kawasan itu dijadikan gudang penyimpanan ganja.

"Kemudian petugas melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan tersangka lP," kata Erick.

Erick menjelaskan dari tersangka IP diamankan barang bukti sembilan paket ganja seberat sembilan kilogram, satu paket ganja seberat 250 gram dan satu kaleng susu berisikan ganja.

Selain itu, lanjut Erick, polisi juga turut mengamankan satu orang lain berinisial ‎JJ yang sedang mengambil pesanan tiga paket ganja di rumah tersebut.

"Dari tangan tersangka JJ, petugas mengamankan tiga paket ganja dengan berat bruto 300 gram dari dalam tas tersangka," ujarnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat  Pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 111 ayat(2) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Ancaman hukumannya pidana 20 tahun atau seumur hidup," kata Erick.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved