BNN Ringkus Anggota DPRD Kabupaten Langkat Terkait Kepemilikan 150 Kilogram Sabu

Arman menerangkan, Ib alias Hongkong ini diduga sebagai pemilik sekaligus orang yang mengendalikan penyelundupan sabu dari Malaysia menuju Indonesia.

BNN Ringkus Anggota DPRD Kabupaten Langkat Terkait Kepemilikan 150 Kilogram Sabu
ISTIMEWA
Seorang Anggota DPRD Kabupaten Langkat terkait penyelundupan sabu seberat 150 kilogram di Selat Malaka. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, CAWANG - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap seorang anggota DPRD Kabupaten Langkat terkait penyelundupan sabu seberat 150 kilogram di Selat Malaka.

Menurut Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari, operasi penangkapan dilakukan pada hari Minggu (19/8/2018) sekitar pukul 14.30 WIB kemarin di daerah Aceh dan Pangkalan Susu, Sumatera Utara.

"Ini kelanjutan dari penangkapan di Riau, kami amankan tujuh orang, saat kami lakukan pemeriksaan kami temukan kartu anggota DPRD Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara inisial IH alias Hongkong dengan jabatan Wakil Komisi A," ucapnya saat ditemui awak media, Senin (20/8/2018).

Arman menerangkan, Ib alias Hongkong ini diduga sebagai pemilik sekaligus orang yang mengendalikan penyelundupan sabu dari Malaysia menuju Indonesia.

"Dia ini pemilik sekaligus yang mengendalikan penyelundupan sabu dari Malaysia ke Indonesia, dari penyelidikan, ini bukan yang pertama," ujarnya di Kantor BNN, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Lebih lanjut ia menerangkan, penangkapan anggota DPRD Langkat ini bermula dari keberhasilan tim gabungan BNN, Bea Cukai, dan TNI AL menggagalkan penyelundupan sabu menggunakan kapal kayu di Perairan Selat Malaka pada Minggu (19/8/2018) lalu.

"Kami lakukan operasi karena adanya informasi akan adanya kapal dari Malaysia yang membawa sabu sebanyak tiga karung," kata Arman.

Dari penangkapan ini, pihak BNN mengamankan empat orang tersangka, sementara tiga orang lainnya termasuk IH diamankan petugas di Pelabuhan Pangkalan Susu.

"Dari barang bukti tersebut, kami kembangkan sampai pada pemiliknya sehingga kami amankan tujuh orang, tersangka dan barang bukti saat ini kami bawa ke Medan," ucap dia.

Selain menyita satu buah kapal kayu berkelir biru dan tiga karung goni berisikan narkotka jenis sabu seberat 150 kilogram, petugas BNN juga mengamankan ribuan pil ekstasi.

"Ada juga puluhan ribu ekstasi, tapi jumlahnya belum diketahui karena masih kami hitung," ujar Arman.

Istimewa

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved