Tips Merawat Tanaman agar Pohon Tumbuh Subur

Dari pengalamannya berdagang, ia menyebut ada kesalahan perawatan yang kerap dilakukan para pecinta tanaman.

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Sodikin (45) di lapak miliknya, Sukmajaya, Depok, Minggu (19/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKMAJAYA - Sodikin (45) merupakan anggota Komunitas Kampung Kita Depok (K3D) yang telah berdagang secara legal di tanah milik PT Pertamina sepanjang Jalan Ir. H. Juanda Depok sejak tahun 2017.

Dari pengalamannya berdagang, ia menyebut ada kesalahan perawatan yang kerap dilakukan para pecinta tanaman.

Satu di antaranya adalah berpikir kalau merawat tanaman agar subur hanya dengan mengandalkan pemberian pupuk.

"Merawat tanaman itu enggak bisa sekedar ngasih pupuk dan disiram. Setiap tanaman itu beda cara perawatannya. Tapi secara umum batangnya harus dipangkas, paling enggak satu bulan sekali dipangkas," kata Sodikin di Sukmajaya, Depok, Minggu (19/8/2018).

Tujuan dari pemangkasan itu tidak hanya mengurangi lebatnya dahan daun tanaman yang dapat mengganggu.

Pemotongan bertujuan untuk memunculkan tunas baru yang lebih berkualitas dan lebih segar.

Terkait penyiraman, Sodikin menjelaskan dalam satu hari penyiraman dapat dilakukan dua kali dengan jumlah air secukupnya.

Hendak Petik Pepaya di Seberang Kali Cisadane, Ayung Tenggelam saat Berenang

Satpol PP Kota Depok Jaring Ratusan Botol Miras dan Dua Pemasang Spanduk Liar

Diguyur Bonus Rp 1,5 Miliar, Peraih Medali Emas Pertama Indonesia Berniat Bawa Orangtua Naik Haji

"Satu hari itu disiramnya cukup dua kali. Enggak waktu pastinya kapan bisa disiram. Asal ada jaraknya saja, jangan dua jam habis disiram terus disiram lagi. Jadi dikasih jarak beberapa jam," ujarnya.

Untuk pupuk, warga Kecamatan Tapos ini menyebut penggunaan pupuk organik lebih sesuai bagi tanaman kecil dan sayur-mayur.

Sedangkan penggunaan pupuk kandang lebih sesuai untuk tanaman-tanaman berukuran besar.

Pemberian pupuk juga harus dibatasi, dalam satu bulan tanaman cukup diberi pupuk sebanyak satu kali.

"Yang bagus itu pupuk kandang, karena nutrisi yang diserap tahan lama. Bisa untuk tiga bulan, kalau pupuk kimia paling lama hanya tahan 1,5 bulan. Memang kalau pakai pupuk kimia hasilnya cepat terlihat, tapi enggak tahan lama," jelas Sodikin.

Selain pupuk, tanah yang digunakan sebagai medium tanaman untuk tumbuh juga harus diperhatikan.

Menurutnya, campuran tanah merah, sekam, dan pupuk kandang dalam pot merupakan komposisi ideal.

"Tanah merah yang dicampur pakai sekam terus pupuk kandang itu sudah yang paling bagus. Sekam juga harganya murah, satu karung yang ukuran 20 kilogram harganya cuman Rp 25 ribu kok," lanjutnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved