Permasalahan Sawah di Kebumen, Bawa Perwakilan MTS 1 Tangsel Juara Robotik Tingkat Dunia di Beijing

Akhirnya ide robot irigasi dan pemberantasan hama itu timbul dari Zidanelfya Resqi yang pulang kampung ke Kebumen, Jawa Tengah.

Permasalahan Sawah di Kebumen, Bawa Perwakilan MTS 1 Tangsel Juara Robotik Tingkat Dunia di Beijing
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Robot Smart Farming, temuan siswa-siswi MTS 1 Tangerang Selatan, Selasa (21/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Pematang sawah daerah Kebumen, Jawa Tengah, dengan segala kekurangannya termasuk kondisi pengairan yang kering serta banyaknya hama tikus dan burung, ternyata mendatangkan ide.

Kondisi tersebut, menginspirasi empat siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah (MTS) 1 Tangerang Selatan (Tangsel).

Nabile Zidane Al-Munir (14) kelas IX, Zidanelfya Resqi (14) kelas IX, Izzatil Ishmah (13) kelas VIII dan Givan Chiraghia Rahman (13) kelas VIII, menjadikan permasalahan agraris yang akrab dengan masyarakat Indonesia itu sebagai menjadi konsep robot yang diikutkan dalam kompetisi bertajuk International Youth Robot Competition (IYRC) di Beijing, Cina, pada 15 sampai 16 Agustus 2018.

Robot 'Smart Farming' yang memberikan solusi pengairan serta pemberantasan hama tikus dan burung itu menjadi juara satu untuk kategori Creative Design.

Imam Sucipto, pembina para utusan dari MTS 1 mengatakan, dirinya sengaja meminta para peserta kompetisi internasional itu untuk memikirkan permasalahan yang akrab dengan masyarakat.

Akhirnya ide robot irigasi dan pemberantasan hama itu timbul dari Zidanelfya Resqi yang pulang kampung ke Kebumen, Jawa Tengah.

"Saya lihat sawah di sana kering. Juga banyak tikusnya," ujar Zidanelfya kepada TribunJakarta.com, Selasa (21/8/2018).

Keempat siswa-siswi berprestasi itu pun membuat replika sawah yang sudah dipasangi sensor untuk mendeteksi kondisi ketersediaan air dan mendeteksi keberadaan burung dan tikus.

Saat didemokan, ketika bak pengontrol persediaan air kosong, otomatis sensor akan mengaktifkan kincir yang mengangkut air dari sungai buatan untuk mengairi sawah.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved