Dalam Sehari, Pedagang Arang Dadakan di Ciputat Raup Untung Hingga Satu juta Rupiah

Ridho mengatakan hanya menjual paket bakaran itu saat Idul Adha dan malam tahun baru

Dalam Sehari, Pedagang Arang Dadakan di Ciputat Raup Untung Hingga Satu juta Rupiah
TribunJakarta.com/Rafdi Ghufran
Sejumlah pedagang arang dadakan saat menjajakan dagangannya 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Seorang pedagang arang, tusuk sate dan bakaran, dadakan, mengaku mendapat untung sebanyak satu juta rupiah dalam sehari.

Hal itu diungkapkan Muhammad Ridho Sahrian, penjual arang, tusuk sate dan bakaran, atau paket bakaran, di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (22/8/2018).

"Sehari ini ada dua juta. Ya kalau untungnya, setengahnya dah," ujarnya kepada TribunJakarta.com.

Ridho yang sehari-hari berjualan perabotan rumah tangga itu, khusus selama dua hari menjual paket bakaran.

Ratusan Pengunjung Rela Duduk di Aspal Saksikan Final Bulutangkis Putra Asian Games 2018

Final Dramatis Bulutangkis: Perjuangan Heroik Anthony Ginting Menahan Cedera

Pria berusia 18 tahun itu membuka lapak hanya sekira 1x1,5 meter di Pasar Ciputat, sisi Jalan Aria Putra, Ciputat, Tangsel dan menjual arang seharga Rp 10 ribu tiga bungkus.

Selain arang, ia menjual tusuk sate seharga Rp 10 ribu rupiah untuk tiga ikat tusuk sate, serta dua macam bakaran dengan beda ukuran seharga 30 ribu rupiah untuk yang kecil dan 40 ribu rupiah yang besar.

Ridho mengungkapkan, penjualannya hari ini sudah 400 kantung arang terjual. Sedangkan alat bakaran hanya tinggal setengahnya dari awalnya ada 40 bakaran.

Ridho mengatakan hanya menjual paket bakaran itu saat Idul Adha dan malam tahun baru.

Baginya hari-hari itu adalah hari mendulang pundi-pundi rezeki tahunan.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved