Idul Adha 2018

Khotbah Salat Idul Adha di Pemkot Tangsel, Ketua IPHI: Aparat Penegak Hukum Jangan Jual Beli Hukum

"Menyembelih sifat-sifat kebinatangan dalam diri kita, seperti sifat serakah dan menang sendiri," tegasnya melalui pelantang suara.

Khotbah Salat Idul Adha di Pemkot Tangsel, Ketua IPHI: Aparat Penegak Hukum Jangan Jual Beli Hukum
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Pemerintah kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), mengadakan salat Idul Adha di pelataran gedung pemkot Tangsel di Jalan Maruga 1, Ciputat, Tangsel, Rabu (22/8/2018).

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Pemerintah kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), mengadakan salat Idul Adha di pelataran gedung Pemkot Tangsel di Jalan Maruga 1, Ciputat, Tangsel, Rabu (22/8/2018).

Ribuan jamaah turut melaksanakan salat Id bersama para pejabat pemerintahan yang juga dihadiri Wali Kota Airin Rachmi Diany dan wakilnya Benyamin Davnie.

Pihak Kepolisian Resor (Polres) Tangsel juga turut hadir yang diwakili dua pemimpin utamanya, Kapolres AKBP Ferdy Irawan dan Wakapolres Kompol Armand.

Salat Idul Adha yang berlangsung mulai 06.30 WIB dan selesai sekira pukul 07.45 WIB itu, diimami oleh Imam Masjid Al-I'tishom, Ahmad Syuaeby dan khotbah diisi oleh ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Hasanuddin Ibnu Hibban.

Sekira pukul 07.15 WIB, Hasanuddin memulai khotbahnya.

Ia menekankan makna kurban bagi masyarakat umum termasuk para pejabat dan para penegak hukum.

Hasanuddin mengatakan kurban tak hanya perkara menyembelih sapi ataupun kambing.

Melainkan kurban dimaknai untuk menyembelih sifat keserakahan dalam diri.

"Menyembelih sifat-sifat kebinatangan dalam diri kita, seperti sifat serakah dan menang sendiri," tegasnya melalui pelantang suara.

Ia juga menyebut makna kurban bisa diterapkan bagi para penegak hukum agar menjalankan tugas dengan baik.

"Bagi polisi, hakim, jaksa, berkurbanlah, jangan jual beli hukum, jangan jual beli kasus," tekannya.

Setelah sekira pukul 07.45 WIB Hasanuddin menyudahi khotbahnya dan ribuan warga berbondong-bondong membubarkan diri.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved