Asian Games 2018
Optimalkan Penghilangan Bau Kali Item, Kagama DKI Jakarta Kembali Semprotkan Cairan Mikroba
Dengan ditambahkan kapasitas cairan mikroba yang disemprotkan menjadi 5.000 liter, Sodiq berharap bau dapat berkurang dengan cepat.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) DKI Jakarta kembali berkontribusi dalam penanganan bau di Kali Item.
Kamis (23/8/2018) sore, Kagama DKI Jakarta menyemprotkan 5.000 liter cairan mikroba ke Kali Item.
Cairan mikroba disemprotkan menggunakan truk penampung cairan dari jembatan dekat Jubilee School, Jalan Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Ketua Kagama DKI Peduli Lingkungan Sodiq Suhardianto menjelaskan, penyemprotan 5.000 liter cairan mikroba hari ini merupakan yang kelima kalinya sejak bulan lalu.
Penyemprotan difokuskan di bagian Kali Item yang berhadapan langsung dengan Wisma Atlet Kemayoran, tempat para atlet Asian Games 2018 menginap.
"Kita konsen menyebar Mikroba di kali samping Wisma Atlet ya. Kenapa demikian karena memang kali ini sangat berpengaruh terhadap bau di daerah sini," jelas Sodiq.
Sodiq menambahkan, penyemprotan mikroba secara rutin dilakukan empat hari sekali. Dirinya menjelaskan, penyemprotan 5.000 liter ini sangat efektif untuk menghilangkan bau.
Menurut Sodiq, cairan mikroba yang disemprotkan sebelumnya hanya sebanyak 2.000 liter.
Dengan ditambahkan kapasitas cairan mikroba yang disemprotkan menjadi 5.000 liter, Sodiq berharap bau dapat berkurang dengan cepat.
Pasalnya, semakin banyak mikroba yang disemprotkan akan semakin dapat mengurai unsur yang menyebabkan aroma menjadi tidak sedap.
"Cara kerjanya mereka ini bekerja mengurai unsur yang menyebabkan bau seperti H2S, NH3, dan lainnya itu ditekan termasuk (unsur) yang padat juga diurai, kenapa bisa nggak bau karena populasi mikroba ini permili liter jumlahnya 10 pangkat 8, itu bisa mengurai 100 kubik," ucapnya.
Menurut Sodiq, bau di Kali Item kembali muncul hari ini lantaran pasangnya air. Hal itu menyebabkan aliran air terhambat sehingga endapan air kembali menimbulkan bau.
"Oleh sebab itu, hari ini kita injeksi mikroba 5.000 liter," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ketua-kagama-dki-peduli-lingkungan-sodiq-suhardianto_20180823_230134.jpg)