Idul Adha 2018

Usai Idul Adha, Pengepul Kulit Hewan Kebanjiran Pasokan

"Kalau untuk kulit kambing kita hargai perlembarnya Rp 30-40 ribu untuk kualitas bagus, kalau kulit kambing kualitas biasa kita hargai Rp 5 ribu,"

Usai Idul Adha, Pengepul Kulit Hewan Kebanjiran Pasokan
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Pengepul Kulit sapi dan kambing di Bekasi kebanjiran pasokan usai Idul Adha 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Usai perayaan Idul Adha 1439 Hijriah, pengepul kulit hewan kebanjiran pasokan kulit sapi dan kambing hasil kurban.

Dalam sehari 2.000 lembar kulit terkumpul dari warga yang berasal dari berbagai wilayah.

Aki Marzuki pengepul kulit sapi yang ada di Jalan KH Fudhoni, Desa Karang Asih, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, dalam sehari ini, pihaknya telah menampung kulit sapi dan kambing dari berbagai wilayah seperti, Cikarang, Bekasi, Jakarta, hingga Depok.

"Udah sehari abis lebaran aja lebih 2 ribu kulit dikirim, biasanya sampe tiga hari baru sepi kiriman," kata Iki, Kamis (23/8/2018).

Iki menghargai kulit sapi dan kambing dengan harga bervariasi sesuai kualitas kulit dan jenis hewan. Untuk kulit sapi misalnya, ia membeli seharga Rp 10 ribu perkilogram.

"Kalau untuk kulit kambing kita hargai perlembarnya Rp 30-40 ribu untuk kualitas bagus, kalau kulit kambing kualitas biasa kita hargai Rp 5 ribu perlembar," jelas dia.

Perolehan Medali Thailand Kini Lebih Banyak dari Indonesia, Terpaut Satu Emas Hingga Rekor China

Cerita Ojek Online Syaifudin Diberi Uang Rp 400 Ribu Oleh Penumpangnya: Malaikat Penolong Saya

Mantan Tetangga Sebut Pria Pelaku Pemukulan di Tol Jagorawi Kerja di Kemenpora

Untuk menjaga kualitas kulit, Iki melumuri kulit yang sudah terkumpul dengan garam, tujuannya agar menjaga kualitas kulit agar tidak rusak saat dijual kembali.

Kulit-kulit yang sudah terkumpul rencananya akan dijual kembali kepada pengrajin sepatu dan jaket di wilayah Garut Jawa Barat.

"Kita jual ke pengrajin, sampai sekarang masih terus dateng nih kiriman kulit sampe tiga kira-kira, karena kan masih ada yang potong hewan kurban juga," jelas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved