Pengelola Bantah Ada Praktik Prostitusi Online di Apartemen Bassura City: Silakan Lapor ke Polisi

"Salah besar dan tidak benar, managemen selalu melakukan pengawasan dan menolak adanya praktek prostitusi, narkoba, maupun terorisme," ucapnya

TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
GM Bassura City Ester (tengah) saat ditemui awak media di Apartemen Bassura City, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (24/8/2018) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Pihak pengelola membantah kabar yang menyebutkan adanya praktik prostitusi online di Apartemen Bassura City, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur.

Menurut General Manager Bassura City Ester, selama ini pihak pengelola selalu mengawasi para penghuni apartemen.

"Salah besar dan tidak benar, managemen selalu melakukan pengawasan dan menolak adanya praktek prostitusi, narkoba, maupun terorisme," ucapnya kepada awak media, Jumat (24/8/2018).

Ia menambahkan, selama ini pihak pengelola juga kerap kali melakukan sosialisasi maupun aksi nyata lainnya untuk menolak praktik prostitusi maupun peredaran narkoba di lingkungan apartemen.

"Sosialisasi kepada penghuni terus kami lakukan dan aksi nyata seperti pemasangan spanduk imbauan juga kami lakukan," ujarnya di Bassura City.

Merasa yakin lingkungan di sekitar Apartemen Bassura City bersih dari praktik prostitusi dan peredaran narkoba, Ester menantang pihak yang memberikan tuduhan tersebut untuk langsung melaporkannya kepada pihak kepolisian.

"Kalau benar (ada praktik prostitusi dan peredaran narkoba) dan memiliki bukti yang cukup seperti yang dikatakan silahkan saja lapor ke polisi," kata dia.

Merasa dirugikan, pihak Bassura City telah menyiapkan langkah hukum untuk membawa kasus pencemaran nama baik ini ke meja hijau.

"Kami merasa dirugikan, yang dituduhkan tidak benar, kami akan lakukan langkah hukum atas pencemaran nama baik ini," ucap Ester.

Meski demikian, saat ditanya terkait kemungkinan adanya pemilik unit apartemen yang menyewakan kamarnya untuk praktek prostitusi, Ester mengatakan, pihaknya tak memiliki kewenangan untuk mencegah hal tersebut.

Pedagang Bunga Keberatan Ditarik Iuran, Koperasi Pasar Bunga: Kami Tidak Paksakan

Rekam Jejak Agus Gumiwang: Terjun ke Politik Nasional di Usia 28 Tahun dan Deretan Kekayaannya

Ruben Onsu Minta Uangnya Dikembalikan, Ayu Ting Ting: Amit-amit Ih Perhitungan

"Pengelola itu kewenangannya bukan per unit, kalau unit kan hak dari pemiliknya, jadi soal sewa itu semua hak dari sang pemilik unit, enggak bisa dibatasi," ujarnya.

Namun, Ester menjelaskan, sebagai upaya untuk mencegah adanya praktek prostitusi online, pihaknya akan bekerja sama dengan kepolisian untuk melakukan sidak secara periodik.

"Sebagai bentuk upaya pencegahan kami secara periode akan melaksanakan sidak ke masing-masing unit bersama dengan pihak kepolisian dan kecamatan," ujarnya.

Sementara itu, menurut Camat Jatinegara Nasrudin Abu Bakar, pihaknya selalu melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap para penghuni apartemen terkait prakter prostitusi.

Ia pun berani menjamin tidak adanya praktek prostitusi di lingkungan Apartemen Bassura City.

"Dari pihak Kecamatan akan terus memantau ada atau tidaknya permasalahan, saya jamin tidak ada praktek prostitusi," ucapnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved