Dampak Anak yang Memiliki Orang Tua Tunggal, Punya Rasa Bersalah Diri dan Kurang Berempati

Semakin banyak anak-anak tumbuh tanpa satu dari orangtua dalam kehidupan mereka.

Dampak Anak yang Memiliki Orang Tua Tunggal, Punya Rasa Bersalah Diri dan Kurang Berempati
IST
Ilustrasi Anak Tunggal. 

Di dunia barat, jumlah keluarga orangtua tunggal  meningkat, begitu juga persentase anak-anak yang tumbuh tanpa ayah atau ibu.

Apa pun alasan yang menyebabkan keluarga menjadi orang tua tunggalmungkin (perceraian atau perpisahan dari pasangan, kematian pasangan atau orangtua yang tidak ada), membesarkan anak sendirian memiliki banyak tantangan yang perlu dihadapi.

Tumbuh tanpa Ayah atau Ibu

Semakin banyak anak-anak tumbuh tanpa satu dari orangtua dalam kehidupan mereka.

Tingkat perceraian meningkat

Saat pasangan memutuskan untuk berpisah, salah satu dari mereka otomatis akan mengambil peran membesarkan anaknya.

Ini memiliki dampak emosional baik pada anak-anak yang tumbuh besar tanpa ibu atau ayah, dan lingkungan sekitar mereka.

Orangtua tunggal dapat merasakan beratnya membesarkan anak, pendidikan dan kehidupan mereka.

Tidak hanya itu, hal ini juga menyebabkan kekosongan dalam diri anak dan segi emosional anak.

Dalam beberapa kasus, orangtua tunggal bahkan tidak memiliki hubungan emosional dengan anak-anak.

Halaman
123
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved