Denpom Cijantung Panggil Oknum TNI Diduga Bogem Warga Sipil di Kramat Jati

Denpom II/Cijantung telah melayangan surat pemanggilan terhadap oknum anggota TNI diduga menganiaya warga sipil di Kramat Jati.

istockphoto.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Detasemen Polisi Militer Kodam Jaya II/Cijantung telah melayangan surat pemanggilan terhadap oknum anggota TNI diduga menganiaya warga sipil di Kramat Jati.

"Surat pemanggilan kepada terduga pelaku sudah dibuat oleh Denpom II/Cijantung," ucap Kepala Penerangan Kodam Jaya Letkol Kristomei Sianturi pada Sabtu (25/8/2018).

Proses investigasi guna mengungkap kebenaran kasus penganiayaan ini telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak Denpom II/Cijantung.

"Tahapan dan teknis pemeriksaan sepenuhnya kami serahkan dan percayakan kepada penyidik Denpom II/Cijantung," dia menambahkan saat dikonfirmasi TribunJakarta.com.

Kasus ini kini ditangani secara teliti dan hati-hati oleh pihak penyidik lantaran ada dua versi cerita dari masing-masing pihak.

"Adanya kedua pihak saling lapor itu adalah hak warga negara, saat ini para penyidik sedang bekerja secara profesional untuk mengungkap kebenaran," kata dia.

Sempat viral di media sosial tentang seorang oknum anggota TNI memukul waga sipil di kompleks Bulak Rantai, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Peristiwa bermula saat seorang pengendara mobil lupa menyalakan lampu sein saat akan berbelok menuju rumahnya, sementara di sisi kiri ada pengendara motor yang sedang melintas.

Sontak hal ini membuat kesal sang pengendara motor sehingga ia mengeluarkan kata cacian dan makian terhadap pengendara itu.

Mendengar ada keributan dari luar rumahnya, anak sang pengemudi mobil langsung menghampiri orangtuanya dan meminta penjelaskan kepada oknum TNI ini.

Namun, bukannya mendapat penjelasan, oknum TNI ini malah mendaratkan pukul ke wajah anak sang pengemudi mobil itu.

Tidak selesai sampai di situ, sesaat kemudian, paman korban yang bermaksud menolong keponakannya itu juga mendapat bogem mentah dari oknum tersebut.

Atas kejadian tersebut, pihak korban telah melaporkan kejadian penganiayaan ini kepada pihak Denpom II/Cijantung.

Sementara itu, oknum TNI tersebut juga melaporkan kejadian ini kepada pihak Polsek Kramat Jati.

Ia melaporkan warga sipil tersebut lantara pihak korban yang memulai keributan terlebih dahulu dan melakukan pengeroyokan yang dilakukan oleh lima orang terhadap dirinya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved