Pedagang Bakso Rasakan Manfaat Program OK Oce yang Digagas Sandiaga Uno

Meski Sandi hengkang dari kursi Wagub DKI, Yoyon tetap berharap agar pelatihan terhadap para pemula yang belum memiliki modal usaha lebih diperhatikan

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Pedagang Bakso, Yoyon yang sempat mengikuti pelatihan program OK OCE di tingkat Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Penerapan pelatihan One Kecamatan One Center for Entrepreunership (OK OCE) diakui cukup bermanfaat oleh Yoyon, Pedagang Bakso "Pak Joni" yang berjualan di Lokasi Sementara (Loksem) Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Saat ditanya mengenai pengalamannya selama pelatihan, Yoyon merasa senang lantaran mendapatkan ilmu baru dalam berdagang.

"Nambah ilmu, meski hanya sehari tapi dua sesi. Seneng ilmu kita bertambah belajar mengenai wirausaha," ujarnya pada Senin (27/8/2018) saat saat pelatihan Ok Oce di Kelurahan Kramat Pela tak jauh dari tempatnya berdagang kala itu.

Selama pelatihan, Yoyon mengaku diajarkan belajar mengenai manajemen usaha agar kian laris manis.

"Belajar manajemen usaha, biar laku gimana. Pelatihan produk kemasan. Diberikan motivasi juga, kalau punya usaha biar laku omsetnya biar naik seperti apa. OK OCE ini memang memberikan mentoring yang lebih detail,"terangnya.

Sementara itu, menurut Yoyon, kepergian mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno yang melaju sebagai bakal Cawapres RI di pemilu 2019 mendatang tak berpengaruh dengan program Ok Oce yang telah digagasnya.

Pesan Orangtua Jadi Motivasi Berlebih Jonatan Christie

Luis Milla Tetap Dikontrak PSSI Tangani Timnas di Piala AFF 2018

"Kalau menurut saya enggak ngaruh ya (Sandi jadi Bakal Cawapres). Kan program sudah ditinggalkan ke dinas terkait, tinggal dijalanin aja. Bahkan ya bagus dia sempat usul ada One Kampung One Entrepreunership. Bisa menjangkau yang di daerah," tuturnya.

Namun, kebijakan Ok Oce pun menuai masukan dari Yoyon.

Dirinya merasa program itu belum bisa benar-benar dirasakan oleh pedagang yang baru hendak membuat usaha.

"Kalau sama janji kampanyenya kan dulu beda. Orang awam mengertinya mereka dikasih modal, tempat usaha, dicariin pembelinya saat pelatihan. Janji kampanyenya dulu seperti itu, bukan pelatihan saja meski ini juga bagus," ungkapnya.

Meski Sandi hengkang dari kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta, Yoyon tetap berharap agar pelatihan terhadap para pemula yang belum memiliki modal usaha lebih diperhatikan secara khusus.

"Kalau sekadar mengadakan mentoring untuk pelaku usaha, saya rasa kurang. Terutama yang belum punya usaha harus dibuat ada pemisahan. Jadi, pelaku usaha yang belum punya modal yang terpisah lebih dibimbing. Selama ini kan masih dibarengi, enggak imbang," sambungnya.

Selain itu, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kecamatan Kebayoran Baru, Herriyanti menambahkan kepergian Sandiaga Uno sebagai Bakal Cawapres tak berpengaruh dengan program OK OCE di tingkat kecamatan.

"Ketika ditinggal enggak masalah akan jalan terus programnya. Ada Peraturan Gubernurnya nomor 152 tahun 2017 tentang Pembentukan dan Pengembangan Kewirausahaan," tambahnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved