Penggunaan AC di Indonesia Berlebihan, Pemerintah Imbau Beralih ke Tenaga Surya

Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional RI, Bambang Brodjonegoro sebut penggunaan mesin pendingin atau AC di Indonesia sudah sangat berlebihan.

Penggunaan AC di Indonesia Berlebihan, Pemerintah Imbau Beralih ke Tenaga Surya
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional RI, Bambang Brodjonegoro saat ditemui di Universitas Multimedia Nusantara dalam acara Green Building & Energy Management Seminar, Selasa (28/8/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, CURUG - Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional RI, Bambang Brodjonegoro sebut penggunaan mesin pendingin atau AC di Indonesia sudah sangat berlebihan.

Hal tersebut disampaikan Bambang saat menghadiri seminar Green Building & Energy Management Seminar oleh Universitas Multimedia Nusantara, Selasa (28/8/2018).

Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan masalah penggunaan AC di Indonesia merupakan satu dari beberapa masalah Kementerian Bappenas Republik Indonesia untuk ditanggulangi.

"Ini juga fenomena di Indonesia bahwa Penggunaan AC bukan yang makin turun tapi jadi kebutuhan," ujar Bambang saat ditemui di UMN.

Menurutnya, dari pemborosan penggunaan AC, Indonesia menjadi salah satu penyumbang global warming terbesar di dunia.

Menanggapi hal tersebut, Bambang menyebutkan untuk beralih ke sumber listrik tenaga surya.

"Tenaga surya tersebut akan sangat memangkas penggunaan listrik yang terlalu banyak akan bisa dihemat. Memasang solar sel bukan gagah-gagahan tapi itungannya untuk menghemat listrik tanpa harus mengorbankan kenyamanan," jelas Bambang.

Karena, terus Bambang, mesin pendingin ruangan sudah menjadi kebutuhan primer dimana rakyat Indonesia tidak dapat dipisahkan dengan AC.

Namun, ia menambahkan hal tersebut pastinya akan berdampak pada pendapata PLN selaku badan penggerak listrik di Indonesia.

"Tentu tidak akan memuaskan semua pihak karena akan memangkas konsumen PLN. Tapi akan kami buat formulanya. Karena ini bukan untuk jangka pendek, namun untuk jangka panjang dan kepentingan bersama," jelas Bambang.

Tak Hanya Jago Badminton, Jonatan Christie Juga Pandai Bernyanyi dan Pernah Berperan dalam Film King

Jonatan Christie Sabet Medali Emas ke-24 Untuk Indonesia

Sederet Fakta Atlet Malaysia Ngamuk: Mundur di Babak Final Hingga Rusak Padepokan Pencak Silat TMII

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved