Asian Games 2018
Sempat Tak Didukung Menikah, Suami-Istri Pesilat ini Buktikan Lewat Dua Emas
Ada cerita unik di balik pasangan Iqbal Candra Pratama dan Sara Tria Monica, penyumbang dua emas dari silat. Keduanya sempat dilarang menikah.
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Suami istri Iqbal Candra Pratama dan Sara Tria Monita bahagia setelah masing-masing berhasil meraih medali emas pada final pencak silat di Padepokan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada Senin, 27 Agustus 2018.
Keduanya menggenapkan delapan emas yang diperoleh dari pencak silat pada Asian Games 2018. Ada cerita di balik keberhasilan suam istri itu.
Wakil Manager Beregu Putra Ikatan Pencak Silat Indonesia, Abdul Karim Aljufri kepada Tribun menceritakan beberapa orang di dalam tidak sepakat pernikahan itu. Apalagi saat SEA Games lalu, keduanya tampil tidak maksimal.
Dia menceritakan pengalaman kurang baik yang pernah terjadi di mana saat SEA Games tahun 1997, ada pesilat putri bernama Ika sedang hamil tiga bulan setelah pernikahannya. Manajemen, kata dia, ingin mengurangi hal-hal tersebut.
"Iya beberapa tidak sepakat. Takutnya, namanya sudah menjadi suami-istri, nantinya jebol," ujar Karim di Jakarta, Selasa (28/8/2018).
Sesaat sebelum menikah, keduanya dipanggil oleh Karim. Keduanya diminta dan berjanji memiliki komitmen tinggi untuk tetap profesional karena akan menghadapi Asian Games. Jelas dia, keduanya sepakat dan segera kembali ke Pelatnas karena merupakan aset bangsa.
"Dua-duanya sepakat. Dua hari setelah menikah, mereka sudah balik lagi pelatnas. Alhamdulillah sekarang mereka sudah bisa menang di Asian Games," ucapnya.
Iqbal dan Sara berhak memperoleh kompensasi bonus mencapai Rp 3 miliar dari pemerintah sebagaimana janji kompensasi peraih medali emas. Atas hal itu, Karim mempersilakan keduanya untuk berbulan madu secepat mungkin mengingat usia pernikahan mereka baru lima bulan.
"Kalau perlu kita siapkan tempat. Tinggal bilang saja mau dimana? Biar nanti teman-teman yang urus. Untuk anak bangsa yang sudah berprestasi, apa sih yang enggak?" kata dia seraya tertawa.
Bukan hanya Iqbal dan Sara yang menikah dalam satu pelatnas.
Pesilat di kategori Beregu Putra, Nugraha dan pesilat di Beregu Putri, Gina justru lebih ketat. Jelas Karim, istrinya tidak pernah melayani suaminya ketika sudah di Pelatnas.
"Iya itu lebih ketat lagi malah. Selama di pelatnas istrinya tidak pernah melayani suami. Saya sudah bilang tidak apa-apa karena menikahnya juga sudah lama. Kita siapkan kamar kalau perlu," ungkapnya.
Namun, keduanya menolak dan berjanji untuk profesional. Apalagi, mereka mengerti kehidupannya sudah biayai oleh negara.
"Mereka mengerti sudah menjadi aset bangsa. Kami sih ya terserah mereka saja. Penting bagi kami adalah bisa tetap fokus latihan," imbuhnya.
Para atlet pencak silat Indonesia menyapu bersih seluruh delapan nomor yang dipertandingkan dalam Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat TMII Jakarta.
Mereka adalah Puspa Arumsari, duet Yolla Primadona Jampil-Hendy, trio Nunu Nugraha, Asep Yuldan Sani, Anggi Faisal Mubarok, Aji Bangkit Pamungkas, Komang Harik Adi Putra, Iqbal Candra Pratama, Sarah Tria Monita, dan Abdul Malik. (tribun network/ryo/coz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/pesilat-suami-istri_20180828_113803.jpg)