40 Lukisan Karya Pasien Rumah Sakit Jiwa Hiasi Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

"Nantinya hasil karya ini juga akan dipamerkan di Festival Bebas Batas 2018 di Galeri Nasional Indonesia pada Oktober mendatang,"

40 Lukisan Karya Pasien Rumah Sakit Jiwa Hiasi Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta
TribunJakarta/Ega Alfreda
Pengunjung yang menikmati lukisan dari pasien Rumah Sakit Jiwa yang dipajang di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (30/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Suasana Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta ada yang berbeda dengan dipajangnya sekira 40 lukisan karya insan Indonesia yang berkebutuhan Khusus.

Sekira 40 lukisan yang dipajang itu berasal dari pasien yang dirawat pada lima Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

Diantaranya, RSJ Dr. Arli Zainudin (Solo), RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat (Lawang), RSJ Bali (Bangli), RSJ Lampung (Bandar Lampung), dan RSJ Dr. Soeharto Heerdian (Jakarta).

Direktur Kesenian Kemendikbud, Restu Gunawan menerangkan, pameran tersebut bertujuan untuk memberikan ruang edukasi kepada publik.

Bahwasanya, orang yang berkebutuhan khusus memiliki peranan yang sama dalam kehidupan masyarakat, sekaligus memberikan ruang untuk berkarya.

"Kita ingin memberikan edukasi kepada masyarakat, bahwa orang dengan kebutuhan khusus fisik dan mental dapat berkarya, salah satunya karya seni," kata Restu di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (30/8/2018).

Ia menjelaskan, lukisan dari pasien RSJ ini akan menjadi pameran pendamping Festival Bebas Batas 2018 yang diselenggarakan oleh Kemendikbud, Galeri Nasional lndonesia, dan Art Brut Indonesia selanjutnya.

"Nantinya hasil karya ini juga akan dipamerkan di Festival Bebas Batas 2018 di Galeri Nasional Indonesia pada Oktober mendatang," jelas Restu.

Satu dari sekira 40 lukisan oleh pasien Rumah Sakit Jiwa yang dipamerkan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (30/8/2018)
Satu dari sekira 40 lukisan oleh pasien Rumah Sakit Jiwa yang dipamerkan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (30/8/2018) (TribunJakarta/Ega Alfredas)

Di kesempatan yang sama, Deputy Executive General Manager Of Airport Operation Bandara Soetta, Djodi Prasetyo mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi hasil karya yang menghiasi Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

30 Anak Keracunan Usai Minum Susu Kedaluarsa Pemberian Produsen, Lima Menit Minum Langsung Muntah

Nur Mahmudi: Buat Surat yang Bebankan Pengembang dan Uang Pengganti Dipakai Warga Naik Haji

Michael Bambang Hartono: Atlet Tertua Peraih Perunggu, pemilik PT Djarum, Kekayaan Rp 204 Triliun

"Ini adalah sebagai bentuk sumbangsing dari AP II. Bagaimana ikut berpartisipasi setidaknya kita mengapresiasi karya seni yang konon ini dibuat oleh para seniman yang mempunyai keterbatasan atau disabilitas. Bahkan mereka sama sekali tidak memiliki latar belakang seni," ucap Djodi.

Pameran hasil karya seni ini akan dipamerkan selama dua minggu kedepan di area keberangkatan antara pintu C dan D Terminal 3 Bandara Bandara Soekarno-Hatta.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved