Breaking News:

Nur Mahmudi: Buat Surat yang Bebankan Pengembang dan Uang Pengganti Dipakai Warga Naik Haji

"Jadi Saudara NMI ini awalnya membuat surat yang membebankan pengembang untuk melakukan pelebaran Jalan Raya Bogor dan Jalan Nangka," ucap Didik

Penulis: Erik Sinaga 2 | Editor: Wahyu Aji
Tribunnews.com/Amriyono Prakoso
Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail (kiri) dan penulis buku Nur Mahmudi Ismail ; Perjalanan Sejuta Makna, Rochmad Widodo (kanan) di Toko Buku Gramedia, Jakarta, Rabu (11/11/2015). 

TRIBUNJAKARTA.COM- Bekas Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail hingga kini belum diperiksa polisi usai ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pelebaran Jalan Nangka, Depok, Jawa Barat tahun anggaran 2015.

Berikut adalah rangkuman Tribunjakarta terkait perkembangan kasus tersebut dari berbagai sumber:

1. Polisi Mulai Penyelidikan Sejak 2017

Kapolres Depok Kombes Didik Sugiarto mengatakan, pihaknya sudah memeriksa 80 saksi terkait kasus dugaan korupsi dalam pengadaan tanah Jalan Nangka dengan tersangka mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail dan Sekretaris Daerah Depok Harry Prihanto.

“Kami telah melakukan penyelidikan sejak November 2017. Kami selidiki semua anggota yang terkait dengan kasus ini termasuk anggota sipil, anggota DPRD, warga, dan semua yang terkait,” ucap Didik, di Polresta Depok, Jalan Margonda, Depok, Rabu (29/8/2018).

Didik mengatakan, dari beberapa alat bukti dan saksi yang sudah dikumpulkan, penyidik akhirnya menetapkan keduanya sebagai tersangka kegiatan pengadaan tanah Jalan Nangka tahun anggaran 2015.

“Dalam proses penyidikan saat itu. Tim penyidik menemukan perbuatan HP dan NMI melawan hukum pengadaan tanah Jalan Nangka, Tapos, sampai Jalan Raya Bogor,” ucap Didik.

Menurut Didik, saat ini tim penyidik sedang mengumpulkan alat bukti untuk memperkuat pembuktian.

“Nanti pada saatnya, kami akan melakukan pemanggilan pada saudara NMI dan HP untuk lakukan pemeriksaan,” ucap Didik.

Didik sebelumnya mengatakan, Nur Mahmudi dan Harry Prihanto terjerat kasus penyelewengan pengadaan tanah Jalan Raya Bogor dan Jalan Nangka, Depok, Jawa Barat, pada tahun 2015.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved