Asian Games 2018

Penjual Asongan Asian Games Digaji Rp 6 Juta Selama 10 Hari

Pedagang asongan official merchandise Asian Games 2018 digaji Rp 6 juta selama perhelatan Asian Games 2018.

Tribunnews.com/Brian Priambudi
Seorang pria dan wanita berjualan official merchandise Asian Games di kompleks Gelora Bung Karno, Kamis (30/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Brian Priambudi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pedagang asongan official merchandise Asian Games 2018 digaji Rp 6 juta selama perhelatan Asian Games 2018.

Pedagang asongan tersebut ditargetkan menghasilkan transaksi sebesar Rp 2 juta per hari dengan komisi sebanyak 30 persen.

"Target jualan sehari Rp 2 juta. Itu (target) tercapai terus, terkadang lebih. Komisinya 30 persen dari total pendapatan per harinya," ujar Ari saat berbincang dengan Tribunnews.com di kompleks olahraga Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Kamis (30/8/2018).

Ari berjualan selama 10 hari dari 24 Agustus hingga 2 September 2018.

Berdasarkan pernyataannya dan durasi dirinya berjualan, Ari akan digaji sebesar Rp 6 juta.

Sebanyak 70 persen sisanya akan disetorkan kepada perusahaan pembuat official merchandise Asian Games 2018, yakni PT Familia.

Ari yang berdiri mengenakan tas besar di depan badannya menjual berbagai macam official merchandise, antara lain buku, kipas, tempat makan dan minum, pensil, dan pouch.

Harganya beragam, mulai dari pensil seharga Rp 10 ribu hingga pouch dengan harga Rp 85 ribu.

Ari berjualan di Jalan Stadion Senayan sekitar Istora Senayan sampai Zona Kaka.

Ia mengaku terkadang mendapatkan hasil lebih dari target yang ditentukan perusahaan.

"Pernah lebih, saat weeekend itu bisa mencapai Rp 4 juta," terang Ari sembari melayani pengunjung.

Barang dagangan Ari juga memiliki kesamaan dengan yang ada di Official Merchandise Super Store, hanya saja Super Store memiliki produk yang lebih lengkap.

Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved