Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ringkus Pelaku Prostitusi Online Berusia Belasan Tahun

"Pelaku menawarkan AAL (15) untuk disewa seharga Rp 1,5 juta, dia meminta uang DP dulu Rp 500 ribu," kata Faruk.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ringkus Pelaku Prostitusi Online Berusia Belasan Tahun
brianzeiger.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Lamhari Kurniawan alias Allam (20) ditangkap aparat Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sabtu (1/9/2018) dini hari pukul 00.15 WIB.

Pria itu ditangkap di kamar nomor 209 Cordex Hotel, Jalan Lodan Raya, Pademangan, Jakarta Utara setelah diduga melakukan tindak pidana prostitusi online dengan korban seorang anak perempuan di bawah umur berinisial AAL (15).

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Faruk Rozi menjelaskan, penangkapan Allam bermula saat tim cyber patrol sedang menelusuri media sosial Facebook dan menemukan akun 'Allam Kurniawan'.

Akun milik Allam itu memposting penawaran di sebuah grup Facebook bahwa dirinya menjajakan perempuan bayaran.

"Itu hari Jumat (31/8/2018) malam jam 20.00 WIB, tim cyber patrol mendapat informasi bahwa ada pelaku diduga menawarkan prostitusi secara online," kata Faruk.

Selanjutnya, polisi pun berpura-pura menerima tawaran Allam dan menentukan Cordex Hotel sebagai tempat pertemuan.

Di sana, polisi sudah berencana langsung melakukan penangkapan terhadap Allam.

"Pelaku menawarkan AAL (15) untuk disewa seharga Rp 1,5 juta, dia meminta uang DP dulu Rp 500 ribu," kata Faruk.

Lalu, saat tiba di Cordex Hotel, polisi langsung menuju ke kamar 209 sesuai perjanjian dengan Allam.

Di situlah Allam beserta sang korban AAL diamankan pihak kepolisian dengan barang bukti satu buah kartu akses Cordex Hotel kamar 209, uang tunai sebesar Rp 1 juta, selembar slip bukti transfer, serta sepasang pakaian dalam wanita.

Akibat perbuatannya, Allam dijerat pasal 76F juncto pasal 83 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Pria itu terancam hukuman minimal 3 tahun penjara.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved