Breaking News:

Pilpres 2010

Minta Polisi Usut Intimidasi Terhadap Abdul Somad, Fahri Hamzah: Janganlah Diancam-ancam

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta polisi mengusut tuntas ancaman terhadap Ustaz Abdul Somad.

Editor: ade mayasanto
TRIBUNNEWS.COM/WAHYU AJI
Fahri Hamzah Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Minggu (1/10/2017). TRIBUNNEWS.COM/WAHYU AJI 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara terkait penolakan terhadap Ustaz Abdul Somad.

Fahri meminta Kepolisian mengusut tuntas adanya ancaman tersebut.

"Pokoknya gini deh. Tolong lah pak polisi, ya kan, saling mengancam ini dihentikan, ya kan, orang-orang yang resmi mukanya ada, ada pendukungnya," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/9/2018),

Menurut Fahri, sebaiknya tidak ada pelarangan terhadap ceramah dan forum untuk menyampaikan pendapat lainnya.

Menurut Fahri konstitusi sudah menjamin hak kebebasan berpendapat.

"Janganlah dilarang-larang, jangan lah diancam-ancam, kebebasan berserikat berkumpul, menyatakan pendapat baik lisan maupun tulisan, itu dilindungi negara, mau pakai alasan apapun tidak boleh dilarang," katanya.

Fahri menilai, bila pelarang tersebut terus berlanjut maka akan semakin memperuncing perselisihan di tengah masyarakat.

"Ayolah pak polisi berhenti lah, menolak sekelompok orang itu bisa meruncingkan perselisihan di antara masyarakat dan itu merugikan kita. Harus dihentikan," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menanggapi langkah ustaz Abdul Somad membatalkan jadwal ceramahnya setelah mendapat ancaman.

Melansir laman Twitter pribadinya pada Senin (3/9/2018), Hidayat memberikan komentarnya dengan menuturkan ancaman kepada Abdul Somad aneh.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved