Polresta Depok Koordinasi dengan Imigrasi Cekal Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi 

"Penyidik juga melakukan pencegahan, hari ini rencannya akan dikirim ke Imigrasi untuk kedua orang tersebut sebagai kepentingan untuk penyidikan."

Polresta Depok Koordinasi dengan Imigrasi Cekal Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi 
Tribunnews.com/Amriyono Prakoso
Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail (kiri) dan penulis buku Nur Mahmudi Ismail ; Perjalanan Sejuta Makna, Rochmad Widodo (kanan) di Toko Buku Gramedia, Jakarta, Rabu (11/11/2015). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DEPOK - Polresta Depok melayangkan surat pencekalan terhadap mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail dan Sekda Harry Prihanto.

 Imigrasi Kota Depok.

Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto mengatakan surat pencekalan itu dilayangkan kepada Imigrasi Kota Depok untuk kepentingan penyelidikan dua tersangka korupsi tersebut..

Rencananya hari Rabu (5/9/2018) dan Kamis (6/9/2018) Nur Mahmudi dan Harry akan dipanggil ke Mapolresta Depok untuk diperiksa.

"Penyidik  juga melakukan pencegahan, hari ini rencannya akan dikirim ke Imigrasi untuk kedua orang tersebut sebagai kepentingan untuk penyidikan," kata Didik di Mapolresta Depok, Senin (3/9/2018).

Meski tak menyebut kapan surat dilayangkan, Didik menyebut pemanggilan itu merupakan pemanggilan pertama sejak mereka ditetapkan sebagai tersangka.

Menurutnya, bila kedua tersangka yang diduga merugikan negara hingga Rp 10,7 miliar itu tidak memenuhi pemanggilan.

Maka pihaknya akan melayangkan surat pemanggilan kedua kepada Nur dan Harry sesuai prosedur yang berlaku.

"Ini baru pemanggilan pertama. Sesuai mekanisme, jika pemanggilan pertama tidak dipenuhi ada pemanggilan ke dua," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved