Siswa Minum Susu Kedaluarsa, Disdikbud Tangsel Tegaskan Sekolah Bukan Tempat Promosi Produk

"Juga menghimbau kepada pihak dunia usaha industri, agar berkoordinasi ke dinas, agar bisa dipastikan program dan kualitas produk," ujarnya.

Siswa Minum Susu Kedaluarsa, Disdikbud Tangsel Tegaskan Sekolah Bukan Tempat Promosi Produk
Net
Ilustrasi masa berlaku produk 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Tangerang Selatan (Tangsel), Taryono, menegaskan sekolah bukan sebagai tempat promosi produk.

Hal itu ditegaskan Taryono, menanggapi kasus promosi susu di sebuah Sekolah Dasar di Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) beberapa waktu lalu, yang ternyata sebagian susu yang diberikan sudah kedaluarsa. Sebanyak 120 siswa yang meminum, 30 di antaranya alami muntah-muntah.

"Sekolah bukan media untuk promosi produk," tegasnya, Senin (3/9/2018).

Taryono pun mengimbau kepada perusahaan-perusahaan yang hendak bekerja sama dengan sekolah dalam rangka promosi, agar berkoordinasi terlebih dahulu dengan Disdikbud.

Hal itu dimaksudkan agar pihak Disdikbud juga dapat memfilter produk yang dibuat kerja sama.

Bahas Soal Prestasi Atlet Asian Games 2018, Hotman Paris Singgung Suami yang Hidup di Ketiak Istri

Penyelenggaraan Asian Games 2018, Fahri Hamzah Beri Pujian hingga Olah Raga Sebagai Kearifan Lokal

Sandiaga Pernah Buat Sayembara Sembatu Saat Wagub DKI, Bagaimana Kelanjutannya?

"Juga menghimbau kepada pihak dunia usaha industri, agar berkoordinasi ke dinas, agar bisa dipastikan program dan kualitas produk," ujarnya.

Selain pihak industri, Taryono juga memberikan teguran kepada pihak sekolah agar lebih berhati-hati dalam memilah perusahaan yang bekerja sama dengannya, terutama dalam hal promosi produk.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved