Breaking News:

Asian Games 2018

Usai Asian Paragames 2018 Rampung, Bagaimana Nasib Wisma Atlet Kemayoran?

Kemungkinan Wisma Atlet akan dijual sesuai dengan tipenya, apakah rumah susun sederhana milik (rusunami) dan rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Kawasan sekitar Wisma Atlet Kemayoran, di daerah Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (10/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Wisma Atlet Kemayoran rencananya akan dikomersilkan menjadi rumah susun bagi masyarakat setelah kegunaannya sebagai tempat penginapan atlet di Asian Games dan Asian Para Games 2018 ini selesai.

Setelah digunakan sebagai tempat menginap atlet Asian Games sejak 18 Agustus-2 September 2018 lalu, Wisma Atlet Kemayoran nantinya akan kembali digunakan sebagai tempat menginap para atlet Asian Para Games.

Asian Para Games 2018 adalah perhelatan olahraga untuk penyandang disabilitas yang akan digelar pada 6 sampai 13 Oktober 2018. Pada saat perhelatan nanti, ribuan atlet Asian Para Games akan menginap di Wisma Atlet Kemayoran.

Setelahnya, kemungkinan Wisma Atlet akan dijual sesuai dengan tipenya, apakah rumah susun sederhana milik (rusunami) dan rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

"Nanti bulan Oktober sebagian akan digunakan untuk Asian Para Games. Nanti setelah itu akan dijual, jadi ada yang rusunami ada yang rusunawa," kata Direktur Media dan Public Relation Inasgoc Danny Buldansyah, Senin (3/9/2018).

Danny menjelaskan, pengelolaan Wisma Atlet Kemayoran dilakukan oleh Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Kemayoran di bawah Sekretariat Negara (Setneg).

Inasgoc kata Danny akan melakukan serah terima kepada PPK Kemayoran sebelum Inapgoc selaku panitia pelaksana Asian Para Games mengambil alih Wisma Atlet Kemayoran.

Proses serah terima, lanjut Danny, menunggu pihak Inasgoc menyelesaikan pembersihan terhadap seluruh bagian Wisma Atlet Kemayoran yang telah didekorasi sesuai tema Asian Games 2018.

"Itu kan kayak sprei, handuk, dan lain-lain itu kan mesti dikumpulin dulu semua baru setelah itu kita serah terimakan. Tetapi dalam satu-dua minggu ini paling lambat. Furniturnya emang masuk dan disediakan oleh mereka (PPK Kemayoran). Kita hanya kayak sprei, handuk, tisu, jadi perlengkapan printilannya saja," kata Danny.

Lebih lanjut Danny menambahkan, pada Kamis (6/9/2018) besok Wisma Atlet Kemayoran sudah harus steril dari para atlet maupun ofisial yang masih menetap di sana.

"Resmi offnya harusnya tanggal 6. Atlet sama ofisial sih sudah kami tutup tanggal 6," katanya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved