Antisipasi Tawuran, Warga Menteng Tenggulun Minta Pemasangan CCTV

"Direncanakan dipasang 10 titik. Seperti di jembatan pasar rumput, Halte Pasar Rumput dan di beberapa titik jalan arah Menteng Tenggulun," ucap Dedy

Penulis: Suci Febriastuti | Editor: Erik Sinaga
Istimewa
Seketaris Lurah (Sekel) Kelurahan Menteng Dedy Tjahyadi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Warga Menteng Tenggulun, Menteng, Jakarta Pusat mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat segera memasang Closed Circuit Television (CCTV).

Hal tersebut menyusul aksi tawuran antarwarga yang terjadi di Jalan Menteng Tenggulun, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat persisnya di depan Pasar Rumput Manggarai.

Menanggapi permintaan warga tersebut, Seketaris Lurah (Sekel) Kelurahan Menteng, Dedy Tjahyadi membenarkan adanya permintaan pemasangan CCTV.

Ia pun mengaku sudah melayangkan surat ke Dinas Kominfo Provinsi DKI Jakarta terkait pemasangan tersebut.

"Direncanakan dipasang 10 titik. Seperti di jembatan pasar rumput, Halte Pasar Rumput dan di beberapa titik jalan arah Menteng Tenggulun," ucap Dedy saat di kantornya, Selasa (4/9/2018).

Dedy mengatakan nantinya pemantauan CCTV ditempatkan di Pos Polisi Menteng Tenggulun agar dapat dipantau dan langsung mendapatkan penanganan apabila tawuran terjadi.

Dengan adanya CCTV diharapkan dapat menjaring para pelaku yang terlibat di dalamnya.

"Kalau ada CCTV itu enak, petugas bisa melihat siapa yang memulai, siapa yang terlibat dan bisa menjaring para pelaku tawuran," kata dia.

Foto-foto Rumah Mewah Ahmad Dhani Dijual Rp 12 Miliar, Ada Foto Soekarno Hingga Bernuansa Drakula

Targetkan September Ceria untuk Bobotoh, Mario Gomez Andalkan Ezechiel dan Febri

Dua Jempol dari SBY, Pujian Prabowo dan Elektabilitas Jokowi Sukseskan Asian Games 2018

Sementara itu, ketua RW 10 Menteng, Sualeman mengatakan bahwa warga berharap Pemkot Jakarta Pusat mau mendengar suara warga, terlebih pemasangan CCTV guna mencegah terjadinya tawuran.

"Warga minta CCTV dipasang sebenarnya sudah lama. Tapi hingga saat ini tak kunjung dipasang. Kita minta pemerintah segera pasang guna cegah tawuran," ujar Sulaeman.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved