Ular Sanca Sepanjang 4 Meter Lebih Ditemukan di Sebuah Kontrakan Kawasan Pademangan

Warga Pademangan digegerkan dengan penemuan ular sanca sepanjang 4 meter lebih di salah satu kontrakan di Jalan Budi Mulia, RT 15/RW 12, Pademangan.

Ular Sanca Sepanjang 4 Meter Lebih Ditemukan di Sebuah Kontrakan Kawasan Pademangan
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Warga memegang ular seberat 25 kg dengan panjang lebih dari 4 meter yang ditemukan di Jalan Budi Mulia, RT 15/RW 12, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (4/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Warga Pademangan digegerkan dengan penemuan Ular Sanca sepanjang 4 meter lebih di salah satu kontrakan di Jalan Budi Mulia, RT 15/RW 12, Pademangan, Jakarta Utara.

Ular Sanca dengan berat sekitar 25 kilogram itu ditemukan jatuh dari plafon dan masuk ke dalam kamar sebuah kontrakan di kawasan tersebut.

Saat mendapati ular tersebut, pemilik kontrakan langsung berteriak histeris sehingga warga sekitar pun turut panik dan berkumpul di dekat kontrakan.

Untungnya, ada berinisiatif masuk ke dalam kamar kontrakan dan menangkap ular itu.

"Itu tadi sore jam setengah empat, jadi warga tuh ketakutan pada lari. Terus kita inisiatif, tangkep aja ular itu," kata Ucok, seorang warga yang ikut menangkap ular itu, Selasa (4/9/2018) saat ditemui di lokasi.

Ucok mengatakan, saat berupaya menangkap ular tersebut, warga sempat kewalahan lantaran ular tersebut melawan.

Untungnya, tak ada satupun warga yang terluka saat mencoba menangkap ular itu.

"Sempat kewalahan tadi, dia kan melawan sekali karena kan ular liar," kata Ucok.

Menurut Ucok, penemuan ular di kawasan itu tak hanya kali ini saja. Warga kerap kali digegerkan dengan penemuan sejumlah ular di kawasan itu dalam beberapa waktu terakhir.

Karenanya, warga sering merasa resah pula apabila nantinya ada ular-ular lain yang berkeliaran di sekitar rumah mereka. Apalagi, di kawasan itu terdapat banyak anak-anak.

Ucok menduga, banyak ular berkeliaran di kawasan itu karena sebelum menjadi pemukiman, kawasan itu dulunya merupakan rawa-rawa.

"Pasti lah takut, ular itu kan datangnya tiba-tiba dia. Terakhir itu ada ular di sini enam bulan yang lalu lah. Tapi memang sering," kata Ucok.

Saat ini, ular tersebut sudah dimasukkan ke dalam kandang kecil tak jauh dari rumah Ketua RT di sana.

Suka Duka Siwon Suju Saat Closing Ceremony: Dapat Kehormatan dan Kehilangan Barang Kesayangan

Unggah Kebersamaan, Dinar Candy Ungkap Kedekatannya dengan Billy Syahputra, Pemicu Kabar Putus?

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved